Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home masjid detail berita

Kandungan Surat Al Hasyr Ayat 18: Yakin terhadap Hari Kiamat

Andi Muhammad Senin, 29 Agustus 2022 - 12:36 WIB
Kandungan Surat Al Hasyr Ayat 18: Yakin terhadap Hari Kiamat
Kandungan Surat Al Hasyr Ayat 18: Yakin terhadap Hari Kiamat. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Setiap umat muslim pastinya yakin akan hari akhir kelak. Yakni adanya balasan atas perbuatan-perbuatan semasa hidup di dunia, seperti dalam surat Al-Hasyr ayat 18.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Wakil Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), Dr KH Jeje Zaenudin mengatakan, surat Al-Hasyr ayat 18 sering dibacakan karena termasuk ayat-ayat yang dibacakan Rasulullah SAW.

Surat Al-Hasyr ayat 18 berlafadz, yaa ayyuhaa alladziina aamanuu ittaquu allaaha waltanzhur nafsun maa qaddamat lighadin wattaquu allaaha, inna allaaha khabiirun bimaa ta'maluuna. Dalam ayat tersebut KH Jeje menjelaskan tentang adanya hari kiamat.

Baca Juga: Persis: Kelompok Islamis dan Nasionalis Harus Bersatu

"Maa qaddamat apa-apa yang telah dia perbuat. Apa yang telah dia lakukan terdahulu, lighadin untuk hari esoknya, di maksud hari esok di sini hari kiamat hari akhirat, kenapa hari akhirat disebut hari besok itu untuk menunjukan kepastian terjadinya," kata Kiai Jeje dikutip dalam ceramahnya di akun Persis TV, Senin (29/8/2022).

KH Jeje menuturkan, keyakinan seorang manusia pada hari kiamat itu seperti yakinnya setelah hari ini adalah besok. Maka tidak ada orang yang tidak percaya adanya kiamat, karena itu hari kiamat disebut dengan hari keyakinan.

Lebih lanjut, ia menambahkan, terdapat dua hal yang diyakini semua manusia baik yang beriman maupun yang tidak beriman, baik mukmin maupun kafir itu pasti percaya pada dua hal. Pertama adalah yakin terjadinya kematian yang kedua yakin terjadinya kiamat di dunia ini.

"Sebab itu Al-Qur'an menyebut kematian dan kiamat demgan yakin (yaqin) seperti disebut dalam surat al hijr ayat terakhir: wa'bud rabbaka ḥattā ya`tiyakal-yaqīn," jelasnya.

Baca Juga: Hikmah Baca Al-Quran dengan Tartil, Memahami Makna Setiap Ayat

"Kenapa kematian disebut keyakinan karena tidak ada orang yang ragu akan mati," imbuhnya.

KH Jeje menjelaskan, banyak orang-orang kafir yang percaya akan adanya hari kiamat. Namun yang mereka tidak percaya yakni kehidupan setelah hari akhir.

"Orang kafir bukan tidak percaya akan mati, bukan tidak percaya akan kiamat, tapi yang mereka ragu dan mereka tidak percaya kehidupan setelah mati kehidupan setelah kiamat ada balasan amal," ujarnya.

Maka dari itu, beriman pada hari akhir merupakan suatu hal yang harus dijaga. Bila tidak, maka bumi akan dipenuhi dengan kejahatan dan kemaksiatan.

"Bahayanya manusia yang tidak percaya akan adanya hari akhir ketakutan berbuat jahat. Bakal hilang amal baik amal salih, bakal hilang ketakutan berbuat jahat," ujarnya.

Baca Juga: Hacker Merajalela, Ini Tips Lindungi Data Pribadi dari Cyber Attack

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)