LANGIT7.ID - , Jakarta - Membaca
basmalah merupakan hal yang dianjurkan saat ingin melakukan segala hal baik. Setiap manusia yang membaca basmalah maka akan dilimpahkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.
Termasuk salah satu yang disunnahkan untuk membaca basmalah sebelum
berwudhu. Dalam hal ini
Rasulullah SAW bersabda:
من ذكر الله عز وجل عند طهوره طهر الله جسده كله ومن لم يذكره الله تعالى لم يطهر منه إلَّا ما أصاب الماء
Artinya, "Barangsiapa berdzikir kepada Allah di kala bersuci, maka Allah akan menyucikan seluruh jasadnya dan barangsiapa tak
berdzikir kepada Allah di saat bersuci, maka yang suci hanya yang terkena air," (HR Abdur Razaq).
Baca juga: Ini Takaran Air untuk Berwudhu, Jangan Buka Keran Lebar-LebarDari hadits tersebut membuktikan meskipun wudhu bisa menghapus dosa kecil yang dilakukan, ada perbedaan besar antara yang diawali dengan basmalah atau tidak.
Keterangan dari Rasulullah Saw tersebut mendorong kita untuk selalu melakukan wudhu dengan sempurna, tak tergesa-gesa, dan tak hanya mencukupkan diri dengan yang wajib saja. Wallahul musta'an.
Melansir dari situs resmi Nahdlatul Ulama, Senin (29/8/2022) Syekh Ali bin Ahmad al-Azizi sebagaimana dikutip Syekh Nawawi Banten dalam Maraqil Ubudiyah menyatakan, siapa saja yang membaca basmalah di awal wudhu maka Allah akan menyucikan jasadnya lahir dan batin.
Baca juga: MUA Syar'i Asal Bandung Punya Paket Retouch Agar Wudhu Tetap SahSedangkan bila tak menyebut asma Allah maka tidak menjadi suci kecuali lahirnya saja. Rasulullah saw bersabda:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ -أَوِ الْمُؤْمِنُ- فَغَسَلَ وَجْهَهُ، خَرَجَ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنَيْهِ مَعَ الْمَاءِ -أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ. فَإِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَ مِنْ يَدَيْهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ كَانَ بَطَشَتْهَا يَدَاهُ مَعَ الْمَاءِ- أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ- فَإِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتْ كُلُّ خَطِيئَةٍ مَشَتْهَا رِجْلاَهُ مَعَ الْمَاءِ -أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ- حَتَّى يَخْرُجَ نَقِيًّا مِنَ الذُّنُوبِ
Artinya, "Bila seorang hamba yang muslim berwudhu lalu membasuh wajahnya maka keluarlah (diampunilah) setiap dosa pandangan matanya bersama air atau akhir tetesaan air. Ketika ia membasuh kedua tangannya, maka keluarlah setiap kesalahan yang dilakukan tangannya bersama air atau bersama tetesan air yang terakhir. Ketika ia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah setiap dosa langkah kakinya bersama air atau bersama tetesan air yang terakhir hingga ia benar-benar bersih dari segala dosa," (HR Muslim).
Baca juga: Istiqlal Jadi Masjid Paling Ramah Lingkungan di Dunia, Air Bekas Wudhu Bisa Diminum(est)