LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap wanita memimpikan
pasangan yang baik dalam menjalani bahtera
rumah tangga. Namun, masih banyak wanita yang bingung kriteria seperti apa yang tepat untuk dijadikan
suami.
Founder Kajian Half A Deen Ustadz Arif Rahman Lubis menyebut salah satu ciri-ciri pria yang layak dijadikan pasangan hidup yakni memiliki akhlak baik.
Baca juga: Mulia Di Hadapan Allah Ta'ala dengan Akidah dan Akhlak BaikFirman Allah SWT dalam surah An-Nisa ayat 34 menerangkan,
"Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Maha Tinggi, Maha Besar."
Menurut Ustadz Arif ada dua pelajaran yang dapat diambil dari ayat tersebut.
Pertama, pria dengan
akhlak yang baik adalah bisa menjadi
pemimpin, penanggung jawab, dan penjaga yang baik. Kedua, yang memiliki
kemandirian ekonomi untuk bisa menafkahi sang istri.
"Ini bukan mapan, tetapi dia punya etos kerja yang baik dan dia punya semangat bekerja atau berusaha yang baik. Kenapa karena dia akan memberikan nafkah dari hartanya," ujar Ustadz Arif saat live di Instagram @mqfmbandung yang diikuti Langit7, Rabu (31/8/2022).
Baca juga: Hati-Hati Pilih Pasangan Hidup, Ustadz Salim: Hindari Hawa NafsuSelain itu, lanjut dia laki-laki yang patut dijadikan suami harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Dan hal tersebut bisa terlihat dari bagaimana ia menjalani hidupnya.
Kemudian, dia adalah orang yang memiliki semangat untuk belajar
ilmu agama dan mengamalkannya. Tugas seorang suami adalah menjaga istri dan anak-anaknya dari api neraka, serta mendidik dan menjadi teladan bagi mereka.
"Bagaimana dia bisa menjadi teladan kalau dia tidak belajar? Maka itu butuh masukkan atau membentuk kebiasaan dan nilai senang belajar bagi seorang suami," tuturnya.
Dalam surah At-Tahrim ayat 6 dikatakan,
"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
Lebih lanjut, Ustadz Arif berkata seorang pria juga harus memiliki akhlak yang mulia dalam berinteraksi khususnya dengan ibu, saudara perempuannya dan sahabat-sahabatnya terkhusus yang
muslimah.
Baca juga: Kangen Zainuddin MZ: Jadikan Agama Motivasi Pilih Pasangan HidupRasulullah SAW pernah bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dalam
bermuamalah dengan keluargaku." (HR. Tirmidzi).
Dalam surah An-Nisa ayat 19 dikatakan,
"Wahai orang-orang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya."
"Jadi, lihat dan cari tahulah apakah calon suami Anda memiliki akhlak demikian atau tidak," pungkas Ustadz Arif.
Baca juga: Adab Pertengkaran Suami Istri, UAH: Sikapi dengan Ketenangan(est)