Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Jangan Takut Punya Banyak Anak, Ustaz Nashir: Rezeki Sudah Diatur

Fifiyanti Abdurahman Senin, 12 September 2022 - 17:28 WIB
Jangan Takut Punya Banyak Anak, Ustaz Nashir: Rezeki Sudah Diatur
Ilustrasi keluarga dengan banyak anak. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Banyak anak, banyak rezeki menjadi pepatah yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Semakin anak bertambah, maka semakin banyak pula rezeki yang akan didapat.

Kepala KUA Kecamatan Kemlagi Mojokerto, Ustaz Nashir Fahmi mengatakan, ungkapan banyak anak, banyak rezeki merupakan konsep orang Jawa di zaman dahulu, yang dibenarkan dalam Islam.

Baca juga: Ini 4 Syarat Istri Boleh Bantu Suami Cari Tambahan Rezeki

"Banyak anak, banyak rezeki itu konsep orang Jawa dulu, tetapi kalau kita yakini insya Allah itu dibenarkan dalam Islam. Bahwa kita kalau punya anak insya Allah rezeki kita juga banyak bagi orang tua," ujar Ustadz Nashir kepada Langit7, Senin (12/9/2022).

Dia melanjutkan, Rasulullah SAW memerintahkan laki-laki ketika ingin menikah, hendaknya mencari pasangan yang subur.

Dalam riwayat Ahmad, dari Anas bin Malik RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

تَزَوَّجُوا الوَدُودَ الوَلودَ ، فإني مُكَاثِرٌ بكم الأنبياءَ يومَ القيامةِ

"Nikahilah wanita yang pengasih dan subur, karena aku berlomba dengan umat lain dengan jumlah kalian."

Selain itu, Rasulullah juga memerintahkan umat manusia untuk beranak-pinak atau berketurunan yang banyak. Sebab itu akan membanggakan beliau ketika yaumul kiamat di hadapan umat-umat yang lain.

Baca juga: Mitos Rezeki Dipatok Ayam, Ini Anjuran Bangun Pagi dalam Islam

"Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mempunyai anak banyak karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab banyaknya kamu dihadapan para Nabi nanti pada hari kiamat.” (Shahih Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Sa’id bin Manshur dari jalan Anas bin Malik).

Lebih lanjut, Ustaz Nashir memberikan pesan kepada orang-orang yang membatasi kelahiran anak karena takut tidak bisa menafkahinya.

Menurut dia, rezeki setiap mahluk hidup sudah diatur dan tidak ada satupun yang bisa menariknya kembali kecuali Allah SWT.

"Kita tidak boleh membatasi kelahiran anak karena takut miskin atau takut tidak mampu memberikan makan atau takut rezekinya tidak ada. Ingat, jaminan rezeki dari Allah SWT dan setiap anak dilahirkan punya rezeki masing-masing. Hanya saja banyak orang yang kurang yakin akan hal tersebut," katanya.

Baca juga: Sampah di Dalam Rumah Ternyata Jadi Penyebab Rezeki Seret

Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat Hud ayat 6,

"Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."

"Jadi tidak usah khawatir bahwa setiap makhluk yang bernyawa itu ada rezekinya masing-masing bahkan digambarkan oleh Allah," tutup Ustaz Nashir.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)