LANGIT7.ID - , Jakarta - Banyak anak, banyak rezeki menjadi pepatah yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Semakin anak bertambah, maka semakin banyak pula rezeki yang akan didapat.
Kepala KUA Kecamatan Kemlagi Mojokerto,
Ustaz Nashir Fahmi mengatakan, ungkapan banyak anak,
banyak rezeki merupakan konsep orang Jawa di zaman dahulu, yang dibenarkan dalam Islam.
Baca juga: Ini 4 Syarat Istri Boleh Bantu Suami Cari Tambahan Rezeki"Banyak anak, banyak rezeki itu konsep orang Jawa dulu, tetapi kalau kita yakini insya Allah itu dibenarkan dalam Islam. Bahwa kita kalau punya anak insya Allah rezeki kita juga banyak bagi orang tua," ujar Ustadz Nashir kepada Langit7, Senin (12/9/2022).
Dia melanjutkan, Rasulullah SAW memerintahkan
laki-laki ketika ingin
menikah, hendaknya
mencari pasangan yang subur.
Dalam riwayat Ahmad, dari Anas bin Malik RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
تَزَوَّجُوا الوَدُودَ الوَلودَ ، فإني مُكَاثِرٌ بكم الأنبياءَ يومَ القيامةِ
"Nikahilah wanita yang pengasih dan subur, karena aku berlomba dengan umat lain dengan jumlah kalian."
Selain itu,
Rasulullah juga memerintahkan umat manusia untuk beranak-pinak atau
berketurunan yang banyak. Sebab itu akan membanggakan beliau ketika yaumul kiamat di hadapan umat-umat yang lain.
Baca juga: Mitos Rezeki Dipatok Ayam, Ini Anjuran Bangun Pagi dalam Islam"Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mempunyai anak banyak karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab banyaknya kamu dihadapan para Nabi nanti pada hari
kiamat.” (Shahih Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Sa’id bin Manshur dari jalan Anas bin Malik).
Lebih lanjut, Ustaz Nashir memberikan pesan kepada orang-orang yang membatasi kelahiran anak karena takut tidak bisa menafkahinya.
Menurut dia, rezeki setiap mahluk hidup sudah diatur dan tidak ada satupun yang bisa menariknya kembali kecuali Allah SWT.
"Kita tidak boleh membatasi kelahiran anak karena takut miskin atau takut tidak mampu memberikan makan atau takut rezekinya tidak ada. Ingat, jaminan rezeki dari Allah SWT dan setiap anak dilahirkan punya rezeki masing-masing. Hanya saja banyak orang yang kurang yakin akan hal tersebut," katanya.
Baca juga: Sampah di Dalam Rumah Ternyata Jadi Penyebab Rezeki SeretAllah berfirman dalam Al-Qur'an surat Hud ayat 6,
"Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."
"Jadi tidak usah khawatir bahwa setiap makhluk yang bernyawa itu ada rezekinya masing-masing bahkan digambarkan oleh Allah," tutup Ustaz Nashir.
(est)