Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Oktober 2026
home global news detail berita

Yudi Latif Kenang Azyumardi: Hidup Mulia Memberi Arti

Garry Talentedo Kesawa Senin, 19 September 2022 - 18:19 WIB
Yudi Latif Kenang Azyumardi: Hidup Mulia Memberi Arti
Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Aktivis sekaligus cendikiawan muda, Yudi Latif, berduka atas meninggalnya Ketua Dewan Pers sekaligus Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra. Yudi mengenang sosok almarhum dengan mengutip puisi dari W.S Rendra.

"Saudaraku, setiap kali kumendengar kabar kematian, bergetar hatiku menginsyafi larik puisi W.S. Rendra. "Hidup itu seperti uap, yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap," tulis Yudi di akun Instagram miliknya @yudi.latif, Senin (19/9/2022).

Baca Juga: Syarat Kebangkitan Peradaban Islam Menurut Azyumardi Azra

Yudi menuturkan bahwa hidup ini sungguh pendek, sedangkan kehidupan itu panjang. Tak sepatutnya demi penghidupan kita mengorbankan kehidupan. "Semua orang memimpikan keabadian, namun banyak prang terperangkap pesona kenisbian," ujarnya.

Menurut eks Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu, jangan mengabadikan sesuatu yang takkan dibawa mati. Justru yang membuat manusia tetap hidup dan menghidupkan sampai mati hanyalah warisan ilmu, amal kebajikan serta keturanan saleh.

"Menulislah saat hidup atau dituliskan saat mati. Hidup mulia memberi arti. Dalam mati engkau abadi," lanjutnya.

Baca Juga: Kritik Terakhir Prof Azyumardi Azra: Kualitas Demokrasi Menurun

Yudi juga menggambarkan sosok Azyumardi dalam puisi Pramoedya Ananta Toer. "Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, "Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi, selama ia tidak menulis maka ia hilang di dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian," ucapnya.

"Orang boleh kaya seluas samudera. Namun, jika kubangan harta itu tak menumbuhkan raharja bagi kehidupan, maka ia akan mengambang sebentar laksana buih, lantas lenyap disapu gelombang. Berderma adalah beramal untuk keabadian," tutur Yudi.

Seperti diketahui, Azyumardi Azra meninggal dunia di Selangor Malaysia, Ahad (18/9). Dia sempat dirawat intensif lantaran mengalami sesak napas di pesawat saat perjalanan menuju Malaysia.

Baca Juga:

Alasan Kebangkitan Islam Tak Kunjung Terwujud Menurut Azyumardi Azra

Muhammadiyah: Azyumardi Azra Wafat Sebagai Syuhada

Gus Yaqut Sebut Prof Azyumardi Azra Seorang Ilmuwan Organik


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Oktober 2026
Imsak
04:05
Shubuh
04:15
Dhuhur
11:42
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan