LANGIT7.ID, Jakarta -
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan tak semua
obat sirop produksi PT Konimex, Termorex Syrup, tercermar etilen glikol, hanya bets tertentu saja.
Obat dari perusahaan farmasi tersebut tidak akan ditarik seluruhnya, kecuali yang mengandung bahan
etilen glikol (EG) yang diduga menjadi penyebab utama gangguan ginjal akut.
Kepala BPOM, Penny Lukito mengatakan, dalam hasil uji pengembangan per 22 Oktober 2022,
BPOM menyatakan penarikan Termorex Syrop hanya pada bets tertentu.
"Karena yang didapatkan (BPOM terhadap Termorex Syrup) hanya bets itu saja, bets lainnya tidak melebihi ambang batas," ujar Penny, dalam jumpa pers di YouTube BPOM, dikutip pada Senin (24/5/2022).
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 13 Obat Sirup yang Aman untuk AnakPenny menuturkan, Termorex Syrup yang tercemar EF hanya ada di bets dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik 60 ml.
"Jadi ini kita kembangkan lagi karena kita selalu melihatnya berdasarkan bets. Termorex Syrup, obat demam yang sebelumnya dinyatakan tidak aman, setelah kami kembangkan sampling dari bets yang lain, lokasi peredaran, dan stok tempat sampel berbeda, serta waktu produksi berbeda, ternyata produk Termorex Syrup ini aman," tutur BPOM.
Selain itu, BPOM juga telah menyelesaikan uji sampling terhadap 33 dari 102 produk obat sirop yang dikonsumsi anak-anak penderita gangguan ginjal akut miterius.
Hasilnya, 13 obat sirop dinyatakan aman digunakan sepanjang aturan pakai. Berikut 13 daftar obat sirop yang dinyatakan aman oleh BPOM.
1. Bodrexin Flu & Batuk PE Sirup
2. Calorex Sirup
3. Fasidol Drops
4. Fermol Sirup
5. Fortusin Sirup
6. Promedryl Sirup (Rasa Jeruk)
7. Siladex Antitusive Sirup 30 mL, 60 mL, 100 mL
8. Siladex Cough & Cold Sirup
9. Siladex DMP Sirup 30 ml, 60 ml, 100 mL
10. Termorex Baby Drops Rasa Jeruk
11.Termorex Plus Sirup Rasa Jeruk 30 mL,60 mL
12. Termorex Sirup Rasa Jeruk 30 mL
13.Praxion Suspensi
(bal)