LANGIT7.ID, Jakarta -
Muharram merupakan salah satu bulan yang Allah muliakan sehingga disebut sebagai bulannya Allah (
syahrullah). Rasulullah menganjurkan ummatnya berpuasa pada bulan ini termasuk tak melewatkan
Puasa Asyura.
Pada Muharram 1443 Hijriah kali ini, Puasa Asyura 10 Muharram jatuh pada Kamis (19/8/2021). Sementara, banyak muslim yang terbiasa menjalankan Puasa Senin-Kamis ingin juga mendapat pahala puasa sunnah sekaligus puasa Asyura.
Baca Juga: 10 Muharram Jatuh Besok, Yuk Borong 7 Amalan di Hari AsyuraPada sisi lain, ada juga yang ingin menggabung Puasa Asyura dengan puasa
qadha membayar utang Puasa Ramadhan. Bagaimana hukum menggabungkan ketiga puasa tersebut. Bolehkah menggabung Puasa Asyura dengan puasa lainnya?
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Yahya Zainul Ma’arif mengatakan, boleh menggabung puasa sunnah dengan puasa sunnah lainnya. Dalam hal ini Asyura dengan Senin-Kamis.
"Anda niat Puasa Asyura sekalian Puasa Kamis boleh, pahalanya dapat semuanya," kata
Buya Yahya dikutip Al Bahjah Tv, Rabu (18/8/2021).
Namun, kata, hukum fiqih melarang seorang muslim menggabung puasa yang sifatnya wajib dengan puasa sunnah. Dalam hal ini menjalankan Puasa Asyura sekaligus membayar utang Puasa Ramadhan.
Baca Juga: Media Sosial Ibarat Bencana Banjir, maka Bijaklah Menggunakannya"Misalnya 10 Muharram anda gabung dengan utang puasa, itu tidak boleh. Tapi kalau mau bayar utang puasa, ya bayar saja utang pada 10 Muharram. Niatnya, Ya Allah aku niat bayar utang Puasa Ramadhan," ungkapnya.
Kemudian, kata dia, karena Allah Maha Kasih, meskipun hanya berniat membayar utang puasa, maka Allah juga akan memberi pahala Puasa Asyura dan puasa Senin-Kamis. "Biarpun anda niatnya hanya
qadha, bayar utang maka anda mendapatkan pahala
Puasa Asyura sekaligus puasa sunnah Kamis," ucapnya.
Baca Juga:
10 Muharram Jatuh Besok, Yuk Borong 7 Amalan di Hari Asyura
Puasa 11 Muharram, Solusi Bagi yang Lupa Jalani Puasa Tasua(bal)