LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang
muslim harus berbaik sangka kepada Allah SWT, termasuk saat diberikan ujian ada anggota keluarganya yang sakit. Sebab bisa jadi tanda keberkahan.
Penceramah
Buya Yahya menyebutkan, mereka yang sehat mesti merawat anggota keluarga yang sakit dengan bersungguh-sungguh, sehingga bisa mendapatkan limpahan berkah.
"Siapa pun yang di rumahnya diberi satu orang sakit, sebetulnya Allah telah meletakkan magnet
keberkahan di rumah tersebut," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Jumat (18/11/2022).
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini menambahkan, keberkahan yang diturunkan di dalam rumah itu akan didapatkan oleh mereka yang merawat pasien dengan tulus ikhlas.
Baca Juga: Manfaat Takbiratul Ihram: Metabolisme Optimal hingga Bebas Sakit Persendian"Adapun orang yang akan mendapatkan berkah itu adalah dia yang paling serius dalam merawat anggota keluarga yang sakit," tambahnya.
Allah berfirman dalam hadis qudsi, bahwa Dia bersama orang yang sakit. “Wahai anak Adam. Saat Aku sakit, kenapa kau tidak menjenguk-Ku?” Orang itu menjawab, “Wahai Tuhanku, bagaimana aku mendoakan-Mu sedangkan Engkau adalah Tuhan sekalian alam?” Allah menjawab, “Tidakkah kau tahu bahwa hamba-Ku si fulan itu sakit. Namun kau tidak menjenguk-Ku. Tahukah kau, kalau kau menjenguknya, kau akan mendapati Aku di sisinya.”
Menukil laman NU Online, makna hadis tersebut yakni orang yang merawat orang sakit akan mendapatkan balasan kebaikan yang berlimpah.
Hadis qudsi itu juga menganjurkan siapa saja untuk bisa menjenguk kerabat atau sahabat yang sedang sakit. Sebab, hati orang yang sakit akan merasa lapang ketika dijenguk.
Sekalipun memiliki uzur, maka hal paling mudah untuk menunjukkan kepedulian adalah dengan menghubunginya via telepon dan memberikannya doa-doa kesembuhan yang terbaik.
(bal)