LANGIT7.ID, Jakarta - Berdakwah bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya lewat sepak bola. Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 dinilai juga akan membawa dampak positif bagi penyebaran ajaran Islam.
“Qatar saya pikir tidak hanya sekadar punya niat bisnis, tetapi punya pandangan lain tentang bagaimana penyebaran dan
pengaruh Islam, ini kita harus akui,” kata Pengamat sepak bola Sigit Nugroho, Rabu (30/11/2022) dalam agenda Gelora Talks.
Saat ini, masjid-masjid di Doha menjadi magnet bagi banyak pengunjung
Piala Dunia 2022 yang ingin mengenal Islam. Masjid Agung Katara adalah salah satu dari banyak atraksi di Desa Budaya Katara di Doha.
Baca juga: Lewat Musala Transparan, Qatar Dakwahkan Islam ke Fans Piala Dunia Sigit mengatakan, harus diakui bahwa citra buruk tentang Islam memang telah terbangun, terutama setelah Serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat. Ia mengakui, sebelum mualaf, dia pun memiliki pandangan negatif tentang Islam.
Namun, setelah bertemu dan berinteraksi dengan ulama penggemar bola, almarhum Tengku Zulkarnain, ia pun masuk Islam. Dia yakin pandangan negatif tentang Islam perlahan bisa dihilangkan dengan dakwah yang menyentuh hati.
“Ustadz Tengku Zulkarnain dia penggemar bola, dia bilang kita kalau mau berdakwah bisa di segala tempat,” kata Sigit.
Baca juga: Masjid Katara Dakwahkan Islam ke Ribuan Pengunjung Piala Dunia 2022 Sigit mencontohkan bagaimana sosok Mohamed Salah berhasil menginspirasi jutaan penggemar sepak bola. Salah adalah salah satu pesepak bola yang memiliki pengaruh besar dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dari lapangan hijau.
“Kalau bicara aturan Islam memang tidak ideal, dia (Salah) menggunakan celana yang tidak menutupi dengkul (aurat) misalnya. Tapi apa yang dilakukan Salah adalah diplomasi Islam terbaik,’ imbuh Sigit.
(sof)