LANGIT.ID, Jakarta - Seorang
muslimah bisa menjadi istri idaman seperti sosok Khadijah binti Khuwailid. Penyejuk hati yang membawa ketenangan di masa awal-awal kenabian Rasulullah.
Pendakwah
Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, rasa capek dan takut Rasulullah dalam tugas dakwahnya bisa hilang ketika pulang ke rumah dan disambut istrinya, Khadijah.
"Baru mendengar suara salam dari
Khadijah, sudah hilang setengah kepenatan dan masalahnya. Saat bertemu, hilang lagi separuhnya hingga tuntaslah seluruh perkaranya," kata UAH dikanal YouTubenya, dikutip Senin (5/12/2022).
Penjelasan UAH itu disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari. Terutama di masa awal tugas dakwah Rasulullah.
Dia menjelaskan, dalam suatu kesempatan saat turunnya wahyu pertama surat Al-'Alaq, Rasulullah ditampakkan sosok malaikat Jibril dalam wujud sebenarnya. Digambarkan dalam hadis, bahwa Jibril bersosok besar dan tampak duduk di antara langit dan bumi.
"Melihat sosok itu Nabi Muhammad SAW berlari ke rumahnya sambil ketakutan sampai bulu kuduknya berdiri," katanya.
Sampai di rumahnya, kisah UAH, Khadijah yang menyambut membukakan pintu untuk Rasulullah masuk. Saat itulah, hilang separuh kegelisahan yang dialami.
Kemudian, Nabi Muhammad meminta Khadijah untuk menyelimutinya. Di situlah ucapan Khadijah mampu menghilangkan ketakutan yang dialami suaminya.
UAH melanjutkan, kalimat yang dibisikkan Khadijah di telinga Rasulullah bila diartikan dalam bahasa Indonesia, 'Suamiku sayang, engkau orang baik, tidak pernah menyakiti orang lain, dan tak memutus silaturahmi. Tidak ada yang memusuhimu dan yakinkan bahwa aku selalu bersamamu dalam suka dan duka.'
"Begitu kalimat itu keluar, maka hilanglah seluruh gelisah yang dirasakan Rasulullah. Maka saat tenang itulah turun wahyu kepada Nabi," ujarnya.
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini menambahkan, sebagai muslimah pertama, Khadijah berperan penting dalam memberikan ketenangan bagi Rasulullah untuk menjalankan tugas dakwahnya.
"Itulah sayyidah Khadijah, yang menjadikan kerinduan Nabi memuncak bahkan setelah wafat istri pertamanya itu. Hingga tidak pernah Nabi mengigau dalam tidurnya, kecuali salah satunya menyebut nama Khadijah," tambahnya.
(bal)