LANGIT7.ID, Jakarta - Allah Ta'ala memberikan teguran kepada ahli neraka serta celaan bagi orang-orang yang melakukan perbuatan kufur, dosa-dosa, segala yang haram, dan dosa besar yang membinasakannya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Al Mu'minuun Ayat 105-106, Allah Ta'ala berfirman:
أَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ ﴿ ١٠٥﴾ قَالُوا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَالِّينَ ﴿ ١٠٦﴾
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat. Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian, tetapi kamu selalu mendustakannya?
Ketua Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), KH Zae Nandang menjelaskan dalam kajian tafsir Ibnu Katsir, Allah Ta'ala mengabarkan dari sekarang bahwa kelak di akhirat Allah Ta'ala menegur para ahli neraka.
Baca Juga: KH Zae Nandang: Kecenderungan Berbuat Maksiat Tanda Iman Lemah"Jadi dari sekarang Allah kabarkan bahwa nanti Allah tegur dan cela mereka atas apa yang dilakukan di dunia, yaitu kufur," kata Kiai Zae Nandang dalam tayangan YouTube Persis TV, dikutip Rabu (7/12/2022).
Lebih lanjut, Kiai Zae Nandang menegaskan bahwa kufur adalah salah satu tindakan dosa besar. Dan berulang kali Allah katakan keburukan, akan tetapi masih banyak manusia yang tetap dalam kekufuran.
"Berulang kali Allah tunjukan dalil-dalil, petunjuk-petunjuk tentang adanya khalik. Dan berulang kali Allah beritahukan bahwa khalik itu adalah Allah, tetapi mereka tetap melakukan kekufuran," ujarnya.
Dosa-dosa yang diterangkan serta perbuatan yang termasuk dosa itu, juga Allah tetapkan hukum haram dan halal. Akan tetapi banyak manusia tetap melakukan yang haram baik makanan, minuman, pakaian, tindakan, omongan, dan lainnya.
"Jadi haram meliputi akidah, meliputi ibadah, meliputi juga muamalah, yaitu segala perkara yang harus ditinggalkan," ujarnya.
Baca Juga: 7 Tips Ringan Hafal Al-Quran: Luruskan Niat hingga Murajaah(zhd)