LANGIT7.ID, Jakarta - Mualaf Center menggelar acara Sarasehan Mualaf II di
Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), Sabtu (17/12/2022). Acara ini bertujuan untuk mengenalkan Islam kepada para mualaf dan juga sebagai sarana silaturahmi yang digelar tiap tiga bulan sekali.
Ketua Umum Mualaf Center, Ian Consulta mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk membimbing para mualaf untuk meyakini bahwa Islam agama yang terbaik untuk mereka. Acara ini juga memfasilitasi mualaf agar mudah untuk memeluk agama Islam.
"Di sini, kami mempermudah orang untuk masuk Islam. Kami fasilitasi apa pun itu, dari dia mau belajar kita sediakan pembimbing sampai dia benar benar masuk Islam," kata Ian kepada
Langit7.id.
Baca Juga: Mualaf Harus dari Hati, Tak Sekadar Mengucap Dua Kalimat SyahadatIan menyampaikan fasilitas ini tak hanya untuk orang Indonesia saja, tetapi juga warga asing agar bisa memeluk Islam. "Tidak ada paksaan ketika mereka ingin belajar ataupun pindah keyakinan. Kami melakukan pendekatan yang lembut dan memperkenalkan Islam yang baik," ujarnya.
Salah satu narasumber, Ustadz Dr. Ali Hasan Bahar menyambut baik acara
Sarasehan Mualaf II. Dia pun mendukung penuh semua pertemuan yang mendatangkan ilmu, mencerahkan, menenangkan dan memberikan kebaikan.
"Kita mengharapkan dari saudara-saudara kita, teman-teman kita yang mualaf menjadi terarah. Jangan sampai pindah agama misalnya malah menghancurkan tatanan kebersamaan dalam kebangsaan," ucap Ustadz Ali.
"Jadi, kita hargai kalau ada yang mualaf itu ya dia menghargai juga agama yang ditinggalkan. Terus dalami ilmu dengan sebaik-baiknya dan tentu dengan bimbingan untuk tidak salah paham," lanjutnya.
Baca Juga: Ustaz Ali Hasan Bahar Ajak Umat Paham Konteks saat Belajar IslamUstadz Ali juga menambahkan,
mualaf bisa mendapatkan yang terbaik. Baik dalam sikap, perilaku maupun pandangan. "Jangan sampai pindah dari satu agama ke agama yang lain, malah tidak mendapatkan pencerahan, akhirnya adanya permusuhan," tambahnya.
Hal senada juga di sampaikan Ustadz Syamsul Arifin Nababan. Dia berharap acara seperti ini akan terus digelar, terutama untuk membimbing para mualaf.
"Saya kira acara seperti ini harus terus dilakukan, terencana dan dibuat acara rutin seperti ada silabusnya. Jadi tidak hanya ajang silaturahmi mualaf saja. Silabus ini kita bisa berikan ke para mualaf, karena mereka ini memang sibuk untuk datang ke acara ini setiap hari," kata Ustadz Arifin.
Baca Juga: Belajar Agama Pilih Guru Jangan Asal-asalan(gar)