LANGIT7.ID, Jakarta -
Emha Ainun Najib atau Cak Nun menjadi perbincangan di media sosial karena menyinggung pemerintah Indonesia. Rekaman videonya dalam salah satu acara Maiyahan Kenduri Cinta karena menyentil Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral baru-baru ini.
Tagar Cak Nun sempat trending di
Twitter pada Selasa (17/1/2023) sore WIB. Ada sekitar 15,6 ribu tweet yang menyebut nama sahabat almarhum Kh Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu.
Cak Nun trending karena salah satu videonya viral di lini masa. Dia menyinggung Presiden
Jokowi hingga Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang disamakan dengan tokoh zalim pada era Nabi Musa AS.
Baca Juga: Kisah Nabi Musa Terdiam Tujuh Hari saat Diperintah Menghadap Firaun"Karena Indonesia wes (sudah) dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi, oleh Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 Naga. Gak sembilan, 10 saiki rek. Terus Hammam yang namanya Luhut," kata Cak Nun.
Fir’aun atau Pharaoh adalah gelar pemimpin pada zaman Mesir Kuno, dari Dinasti Pertama sampai aneksasi terhadap Mesir oleh Kekaisaran Romawi pada 30 SM. Masyarakat Mesir kuno percaya firaun mereka sebagai mediator antara para dewa dan dunia manusia.
Diduga, Fir’aun pada era Nabi Musa adalah Rameses II. Sama seperti semua firaun, Rameses II mengaku sebagai yang ilahi. Al-Qur'an menguraikan sifat-sifat Fir’aun yang zalim.
1. Si Paling Sombongمِنْ فِرْعَوْنَ ۗاِنَّهٗ كَانَ عَالِيًا مِّنَ الْمُسْرِفِيْنَ Terjemahan: dari (siksaan) Fir‘aun, sungguh, dia itu orang yang sombong, termasuk orang-orang yang melampaui batas (QS Dukhan ayat 31).
2. Si Paling Penyiksaفَمَآ اٰمَنَ لِمُوْسٰىٓ اِلَّا ذُرِّيَّةٌ مِّنْ قَوْمِهٖ عَلٰى خَوْفٍ مِّنْ فِرْعَوْنَ وَمَلَا۟ىِٕهِمْ اَنْ يَّفْتِنَهُمْ ۗوَاِنَّ فِرْعَوْنَ لَعَالٍ فِى الْاَرْضِۚ وَاِنَّهٗ لَمِنَ الْمُسْرِفِيْنَ Terjemahan: Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, selain keturunan dari kaumnya dalam keadaan takut bahwa Fir‘aun dan para pemuka (kaum)nya akan menyiksa mereka. Dan sungguh, Fir‘aun itu benar-benar telah berbuat sewenang-wenang di bumi, dan benar-benar termasuk orang yang melampaui batas (QS Yunus ayat 83).
Baca Juga: Belajar dari Halimah As-Sadiyah, Keberkahan Rawat Anak Yatim3. Si Paling Tuhanفَقَالَ اَنَا۠ رَبُّكُمُ الْاَعْلٰىۖ Terjemahan: (Seraya) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.” (QS An Naziat ayat 24).
4. Si Paling Zalimاِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِى الْاَرْضِ وَجَعَلَ اَهْلَهَا شِيَعًا يَّسْتَضْعِفُ طَاۤىِٕفَةً مِّنْهُمْ يُذَبِّحُ اَبْنَاۤءَهُمْ وَيَسْتَحْيٖ نِسَاۤءَهُمْ ۗاِنَّهٗ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِيْنَ Terjemahan: Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil), dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sungguh, dia (Fir‘aun) termasuk orang yang berbuat kerusakan (Al Qashash ayat 4).
5. Si Paling Tiranقَالَ اٰمَنْتُمْ لَهٗ قَبْلَ اَنْ اٰذَنَ لَكُمْۚ اِنَّهٗ لَكَبِيْرُكُمُ الَّذِيْ عَلَّمَكُمُ السِّحْرَۚ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ەۗ لَاُقَطِّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ وَّلَاُصَلِّبَنَّكُمْ اَجْمَعِيْنَۚ Terjemahan: Dia (Fir‘aun) berkata, “Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh, akan kusalib kamu semuanya.” (QS Asy Syuara ayat 49).
Baca Juga:
Kisah Halimah As-Sadiyah, Rasakan Berkah karena Susui Nabi SAW
Kisah Sahabat Nabi yang Selalu Baca Surat Al Ikhlas saat Salat(gar)