LANGIT7.ID - , -
Bawang putih ternyata memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Bawang putih termasuk jenis pangan fungsional yang memiliki kandungan gizi unggul dan manfaat lain bagi
kesehatan.Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Annis Catur Adi melakukan penelitian terhadap khasiat bawang putih tunggal terfermentasi bagi kesehatan. Dia mengembangkan suatu suplemen bernama Garhoc.
Baca juga: Sulap Limbah Bawang Putih Jadi Produk Lulur, Kelompok Siswi MTS Ini Sabet Medali Emas“Salah satu pangan fungsional yang paling unggul adalah bawang putih segar atau bawang putih (kating/tunggal)
fermentasi biasa yang bernama
black garlic,” tuturnya dilansir laman resmi Unair, Sabtu (4/2/2023).
Rasa dan aroma asli bawang putih segar yang khas dan tajam seringkali membuat masyarakat kurang mengonsumsi bawang putih, sebagai makanan berkhasiat. Padahal, bawang putih mengandung senyawa fitokimia yang baik untuk kesehatan.
“Black garlic ini memiliki rasa lebih manis, kenyal, dan aromanya sudah tidak khas seperti bawang. Dibandingkan dengan bawang putih segar,
black garlic lebih berkhasiat untuk kesehatan,” katanya.
Kendati begitu, sebagian masyarakat tetap tidak suka mengonsumsi black garlic. Sehingga Annis mengombinasikan black garlic dengan dark chocolate yang lebih banyak peminat masyarakat.
Baca juga: Bawang Putih Beli di Pasar Bisa Ditumbuhkan di Kebun, Yuk Coba“Jadi, dark chocolate hasil kombinasi dengan black garlic ini bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan bisa menyegarkan karena mengandung theobromina,” terangnya.
Annis menuturkan bahwa ide penelitiannya berasal dari fenomena pandemi Covid-19 yang mengharuskan orang meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya terhadap virus. Penelitian ini merupakan lanjutan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan PKM di Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.
Saat itu target sasarannya adalah lansia. Pasca-pandemi Covid-19, lansia menjadi salah satu yang berisiko tinggi terdampak virus-virus berbahaya.
“Kami ingin para lansia selain dapat mengonsumsi, mereka juga dapat memproduksi sendiri black garlic atau dalam bentuk olahan Garhoc ini. Jadi, kami mengadakan edukasi dan pelatihan serta pendampingan kepada para lansia,” papar Annis.
Baca juga: Resep Sambal Bawang Chef Devina Hermawan, Pedasnya NampolUntuk bentuk produk makanannya, Annis mengemasnya dalam bentuk setengah lingkaran kecil. Konsumen dapat memakannya dengan sekali kunyah. Sehingga memudahkan dan lebih nyaman untuk dikonsumsi.
Annis pun telah mendaftarkan penelitian Garhoc ke Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) UNAIR sejak 23 Januari 2022.
Kendati sertifikasinya masih dalam proses terbit, ia berharap penelitiannya dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama di perdesaan.
(est)