Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home masjid detail berita

Kemegahan Masjid Kairouan, Warisan Sahabat Nabi Uqbah bin Nafi di Tunisia

Muhajirin Jum'at, 07 Juli 2023 - 21:00 WIB
Kemegahan Masjid Kairouan, Warisan Sahabat Nabi Uqbah bin Nafi di Tunisia
Kemegahan Masjid Kairouan, Warisan Sahabat Nabi Uqbah bin Nafi di Tunisia
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Di Tunisia berdiri Masjid Kairouan yang menjadi masjid tertua di negara tersebut, sekaligus menjadi salah satu monumen Islam terbesar di Afrika. Masjid Agung Kairouan juga dikenal sebagai Masjid Uqba Ibn Nafi di Kairouan.

Masjid terbesar di Tunisia yang dibangun oleh jenderal Uqba ibn Nafi dan Ummayad pada tahun 670 M/50 H. Juga salah satu masjid tertua di dunia Islam.

Adakah yang lebih indah dari menara tua yang masih terpelihara ini, menara, dalam arsitektur Islam? Dalam sejarah Seni, menara tiga lantainya dianggap sebagai mahakarya dan model di antara monumen arsitektur muslim paling bergengsi.

Mengutip laman Atlasobscura, keberadaan masjid tersebut tidak terlepas dari peran Uqbah bin Nafi. Dia berhasil menaklukkan wilayah ini pada 670 Masehi atau abad ke-7. Lewat Mahdia membuat Uqbah berhasil masuk ke Tunisia.

Baca juga:Ramah Muslim, Putin Kecam Pembakaran Qur'an dan Adopsi Sistem Keuangan Islam

Masjid Agung Kairouan merupakan salah satu bukti kejayaan peradaban Islam di benua Afrika dan dinyatakan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia yang harus dilindungi. Lokasinya berada di Timur Laut Kairouan, Distrik Medina, Tunisia.

Masjid Agung Kairouan hingga kini masih berdiri kokoh dan alas lantai konblok dari batu juga tampak kuat. Terdapat menara berbentuk kotak dan dua kubah berwarna kuning. Di sekitar kanan kirinya ada bangunan-bagunan tua yang masih berpenghuni.

Arsitektur asli masjid yang memiliki luas sekira 9.000 meter persegi ini masih sangat amat terjaga. Bangunan ini memadukan gaya arsitektur pra-Islam, Romawi, dan Bizantium. Maka itu, tak heran jika melihat kawasan ini seakan terbawa pada suatu era Romawi kuno sebelum masehi yang sangat mengagumkan.

Pintu utama masjid ini merupakan pintu kayu berukir buatan tahun 1829 Masehi. Dari luar, Masjid Agung Kairouan terlihat seperti bentang yang berdiri kokoh dengan tebal tembok luar sekitar 1,90 meter. Memiliki Jam matahari yang terletak di area halaman masjid.

Di ujung utara halaman tengah berdiri bangunan menara masjid setinggi 31,5 meter dengan alas persegi 10,7 meter pada empat sisinya. Menara ini dianggap sebagai menara tertua dalam dunia Islam.

Uniknya pada halaman tengah masjid ini dibuat dari bongkahan batu-batu besar segi empat yang dilengkapi dengan sistem drainase yang sangat baik. Beberapa bagian halaman ini bercekungan untuk menampung debu agar tidak turut masuk ke dalam sistem drainase.

Baca juga:Perbanyak Amalan Sunnah atau Cukup Jaga Ibadah Wajib?

Dari halaman tengah, pengunjung dibuat takjub dengan dapat menikmati keindahan di setiap lengkungan yang menghiasi masjid ini dengan terdiri dari sekira 400 pilar tua. Konon, pilar tersebut diambil dari sederet gedung bekas gereja-gereja bangunan Latin di sekitar lokasi.

Mihrab masjid berada di lorong tengah ruangan sisi arah selatan dan tentu saja menghadap Kakbah. Mimbar terbuat dari kayu penuh dengan ukuran cantik dan keseluruhan ukiran kayu tersebut didatangkan dari Irak. Di sekitar masjid ini juga terdapat beberapa makam dari para tokoh dan ulama Kairouan.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)