LANGIT7.ID-, Jakarta- - Gerakan perempuan berdaya dan berkarya mampu memberi manfaat luas kepada masyarakat utamanya membuka peluang usaha dan lapangan kerja lebih luas.
Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat Halaqoh Interaktif bertema "Perempuan Berdaya & Berkarya", di Ponpes Al-Hamidiyyah, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (16/9/2023).
"Perempuan mandiri di Indonesia menyumbangkan 2/3 dari UMKM ekonomi kreatif. Mulai dari subsektor kuliner, kriya, fesyen, sampai juga subsektor penerbitan," katanya dikutip Senin (18/9/2023).
Salah satu yang dapat menjadi inspirasi adalah Khilma Anis, perempuan berdaya dan berkarya melalui tulisannya. Khilma merupakan seorang penulis novel terkenal yaitu "Hati Suhita".
Baca juga:
Jokowi Harap Kontribusi Diaspora NU untuk Masyarakat Akar RumputNovel ini pun telah dituangkan ke dalam sebuah film dengan judul yang sama pada 25 Agustus 2023 dan mampu menarik lebih dari 500 ribu penonton. Karya Khilma kemudian juga akan dimasukkan ke dalam media OTT Netflix.
"Berarti ini adalah karya perempuan yang perlu kita apresiasi karena membuka peluang usaha dan lapangan kerja," kata Menparekraf Sandiaga.
Sandiaga melihat kekuatan perempuan, utamanya dari kalangan santriwati, mampu mengambil peran dalam memajukkan Indonesia. Tercatat ada 5 juta santri yang tersebar di 28 ribu pesantren di berbagai daerah tanah air.
"Saya ingin mengajak semua elemen bangsa memberikan lebih banyak apresiasi kepada para santri agar bisa menyumbangkan kontribusi kepada negeri," ujarnya.
Halaqoh Interaktif turut menghadirkan Dekan Fakultas Syariah & Ekonomi Islam IPMAFA, Umdatul Barorah; Pengasuh Ponpes Al-Hamidiyah & Aktivis Perempuan, Raudlotul Jannah; Penulis Novel Hati Suhita, Khilma Anis; dan Influencer Pesantren, Wildad Bariroh.
(ori)