LANGIT7.ID-Politisi PDIP Hasto Kristiyanto mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi dan keluarganya.
Pernyataan Hasto disampaikan setelah dirinya resmi ditahan lembaga anti-rasuah tersebut.
Dengan suara berapi-api, Hasto menandaskan,"Termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi," katanya.
Merespons pernyataan Hasto, Jokowi akhirnya buka suara terkait penahanan Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang juga menginginkan keluarga Jokowi ikut diperiksa
Dalam pernyataannya, Jokowi menegaskan bahwa jika terdapat bukti hukum yang kuat, pihak mana pun, termasuk keluarganya, dapat diperiksa.
"Ya kalau ada fakta hukum, ada bukti hukum. Ya silakan," kata Jokowi, Jumat (21/2/2025) sebagaimana dikutip dari channel Youtube Kompas TV.
Penahanan Hasto Hasto diketahui jadi tahanan terkait dengan kasus suap dan perintangan penyidikan PAW DPR RI. Saat ditahan, Hasto mengenakan rompi warna oranye dengan tangan yang diborgol.
KPK menjelaskan bahwa Hasto merupakan sosok yang membuat Harun Masiku melarikan diri sampai akhirnya tak bisa ditangkap saat operasi tangkap tangan (OTT).
Saat penyidik KPK melakukan OTT dalam kasus suap dan perintangan penyidikan PAW DPR RI, Hasto yang mengetahuinya langsung meminta penjaga rumah Nur Hasan memberikan informasi kepada Harun Masiku.
"Atas perbuatan tersebut, menyebabkan Harun Masiku tidak dapat ditangkap dan melarikan diri sampai dengan saat ini," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Saat tertangkap, pria berusia 58 tahun itu terlihat masih bisa tersenyum meski dalam kondisi ditahan. Bahkan ia tampak mengepalkan kedua tangannya.(*)
(hbd)