Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 03 Februari 2026
home wirausaha syariah detail berita

Kolom Ekonomi Syariah: Judol dan Kedaulatan Negara

prof dr bambang setiaji Senin, 14 Juli 2025 - 04:00 WIB
Kolom Ekonomi Syariah: Judol dan Kedaulatan Negara
LANGIT7.ID-Judol atau judi on line ber omzet terus meningkat dari Rp327 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp900 triliun pada 2024. Tim-tim pemberantas judol seperti tidak berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan judol.

Judol menyasar rakyat jelata menghancurkan keluarga keluarga miskin, ibu ibu yang sudah penat bekerja. Judol ternyata disetting menjadi candu seperti juga narkotika dengan memanfaatkan impuls psikologi. Judol merupakan permainan yang canggih, kombinasi teknologi, psikologi, jaringan, dan modal.

Sebuah pengakuan pengendali judol yang bertobat di podcast 9 menunjukkan betapa kekuatan judol sangat dahsyat. Mereka mampu memberi penghasilan pengendali lokal tier 3 sebesar 2 milyar sebulan melebihi dirut bank besar. Podcast ini menggambarkan bagaimana cara kerja dan perlindungan judol.

Baca juga: Kolom Ekonomi Syariah: Modernisasi Sistem Anti Rasuah

Perang Candu
Sebagai komoditas yang adiktif judol mirip dengan candu, serangan judol melalui serbuan ciber lebih dahsyat dampaknya daripada perang candu. Perang candu adalah perang antara Cina melawan Inggris dan Perancis. Pada awal abad ke-19, perdagangan Inggris dan China mengalami defisit. China hanya mau dibayar dengan perak, terutama untuk membeli teh, sutra, dan porselen.

Untuk mengatasinya, Inggris menyelundupkan opium (candu) dari India (koloni Inggris) ke Tiongkok dan menjualnya secara ilegal. Karena merusak rakyatnya Kaisar Qing melarang opium dan menunjuk Lin Zexu memberantas peredaran candu di pelabuhan Kanton. Lin menyita dan membakar ribuan peti opium milik pedagang Inggris. terjadilah perang candu Perang Candu I (1839–1842).

Hasilnya kerajaan Qing kalah dan terpaksa menanda tangani perjanjian Nanking pada 1842, di mana Tiongkok harus menyerahkan Hong Kong ke Inggris dan membuka pelabuhan pelabuhannya untuk perdagangan asing, serta membayar ganti rugi yang besar.

Baca juga: Kolom Ekonomi Syariah: Dewan Pengembangan Teknologi

Selanjutnya pada perang ke dua 1856 - 1860, candu harus dilegalkan di China dan merusak masyarakat banyak, dan memaksa lebih luas keterbukaan China terhadap asing, yang disebut sebagai abad penghinaan bagi China. Namun ada juga dampak positif dari perang candu tersebut yaitu membangkitkan nasionalisme di China.

Candu judol merambah rakyat jelata di mana para remaja dan sering kepala rumah tangga bisa mengorbankan apa saja demi melanjutkan judi online. Para pelaku tidak bisa berpikir jernih karena dirangsang sedemikian rupa. Tidak berbeda dengan perang candu abad 19 terhadap kedaulatan China, judol juga meruntuhkan kewibawaan pemerintah bahkan sebagian aparatnya sendiri terlibat.

Baca juga: Kolom Ekonomi Syariah: Koperasi Batubara

Apakah dampak positif akan segera muncul yaitu bangkitnya nasionalisme untuk melindungi negara dari serangan melalui dunia ciber. AI dan teknologi aplikasi dan sekali lagi membangun komitmen moral aparat merupakan pekerjaan terbesar.(Ketua Diktilitbang PP Muhammadiyah)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 03 Februari 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
12:10
Ashar
15:28
Maghrib
18:20
Isya
19:32
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan