Langit7, Jakarta - Pandemi Covid-19 berimbas pada berbagai sektor di tanah air, salah satunya ekonomi. Di mana, pandemi menyebabkan banyaknya pelaku UMKM harus merasakan pukulan keras sulitnya mempertahankan usaha mereka.
Namun berbeda dengan muslimah yang satu ini, ialah Sahlia yang justru bangkit melalui usaha kerajinan tangannya. Melalui brand el' Safaraz, yang diangkat dari nama anak pertamanya Rafasya Safaraz, ia mampu menunjukkan bahwa jalan kesuksesan bisa ditempuh di situasi apa pun.
"Saya berpikir untuk bisa membuka lapangan pekerjaan salah satunya melalui usaha kerajinan tangan," katanya dikanal Youtube Pandawa Indonesia.
Baca juga: Belajar dari Youtube, Sulap Usaha Gerobak Jadi Angkringan ModernDalam usahanya ini, Sahlia berupaya mengolah limbah kain atau perca untuk dijadikan suatu karya yang memiliki nilai tambah. Ia meyakini, limbah kain yang diolah sedemikian rupa akan bernilai tinggi dan dapat memberikan keuntungan.
Tidak lama setelah anak pertamanya lahir, ia mulai merintis usahanya. Dalam perkembangannya, ia cukup terbantu melalui hubungan baik dengan relasi bisnis yang ia jalin dengan banyak orang.
"Saya mendapatkan banyak teman, partner, keluarga dan mitra yang luar biasa. Saat ini kami sudah memiliki lebih dari 200 mitra," ujarnya.
Baca juga: Sulit Dapat Kerja, Sukses Berwirausaha Lewat HobiMelalui usahanya itu, kini Sahlia dapat menebar manfaat bagi orang di sekelilingnya. Di mana ia mulai menyerap tenaga kerja dari orang-orang terdampak Covid-19.
Bahkan, dari kerja kerasnya itu, pernah dalam kurun waktu tiga hari Sahlia mampu mendapatkan omzet hingga Rp50 juta. Hal itu didapatkannya dari membuat kerajinan tangan berupa masker yang cukup diminati banyak orang di tengah pandemi.
Menurutnya, memberikan kemaslahatan untuk banyak orang di tengah situasi sulit yang menjadikan usahanya dapat berkembang. Selain itu, adaptasi dalam perkembangan teknologi juga perlu dilakukan dengan baik oleh setiap pengusaha.
"Harapan terbesar saya adalah bisa menjadi wanita yang bermanfaat dan bisa menyemangati banyak orang agar mampu bangkit untuk bisa mendapatkan penghasilan dari rumah," jelasnya.
(zul)