Deterjen pada pasta gigi dapat memicu sariawan karena membuat mulut kering dan merusak fungsi air liur. Simak penjelasan lengkap drg. Nini Nadya tentang bahaya deterjen dan cara mencegah sariawan dengan pasta gigi tanpa deterjen berbasis enzim.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan Tower dr. Hardjo Djojodarmo, Tower Siti Bariyah, dan Jembatan Jisr Asy-Syifa di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar fisik, melainkan wujud komitmen Muhammadiyah dalam memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan bangsa.
Pertemuan Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq Mughni, dengan Dubes RI untuk Maroko, Yuyu Sutisna, menghasilkan komitmen memperkuat kerja sama pendidikan. Muhammadiyah siap memperluas jejaring internasional dan meningkatkan peluang beasiswa bagi kader muda ke Maroko.
World Peace Forum ke-9 di Jakarta menandai lahirnya Global Forum of Muslim Women (GFMW), organisasi internasional yang menghimpun perempuan Muslim dunia untuk memperkuat pemberdayaan, kepemimpinan, dan kontribusi global dalam membangun peradaban Islam modern.
Ketua Penasehat Muslimat Hidayatullah, Sabriati Aziz, menegaskan konsep wasathiyah sebagai gerakan pemberdayaan perempuan Muslim menuju peradaban damai dan harmonis. Dalam World Peace Forum ke-9 di Jakarta, ia menekankan peran strategis Muslimah dalam menghadirkan solusi dan keseimbangan global.
Ketua PP Muhammadiyah dan Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, menyerukan pembebasan pajak deposito bagi peserta Cash Wakaf Link Deposit (CWLD). Menurutnya, kebijakan ini akan memperkuat peran sosial ekonomi umat dan membantu negara melaksanakan amanat Pasal 34 UUD 1945.
Rencana pembatasan gim daring ini kemudian memunculkan perdebatan publik, khususnya dampak gim pada perilaku remaja. Dosen Informatika Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Lukman Hakim meminta pemerintah untuk berhati-hati dalam menerapkan kebijakan tersebut.
Kolonialisme membelah arah Islam di Nusantara: Inggris merangkul elite lama, Belanda mendekati kaum pembaru. Dari benturan sayyid, reformis, dan kolonial lahirlah kesadaran baru: Islam sebagai ruang perjuangan bangsa.
Artikel ini membahas pentingnya membangun budaya kemandirian dan martabat bangsa dalam ekonomi syariah. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyoroti bahaya budaya BANSOS, pentingnya pemerataan berusaha, serta teladan Nabi dan program padat karya Orde Baru dalam menciptakan bangsa yang kuat dan bermartabat.
Prof. Din Syamsuddin dan Tan Sri Lee Kim Yew menyerukan dunia kembali ke jalan tengah Islam dan Tionghoa sebagai solusi perdamaian global dalam World Peace Forum 9 di Jakarta.
Scout Creation Fest 2025 di Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) sukses digelar dengan partisipasi 17 sekolah se-Jawa Timur. Ajang bergengsi ini menampilkan lomba pionering, semaphore dance, dan PBB kreasi, memupuk semangat kepahlawanan generasi muda menjelang Hari Pahlawan.
Kerjasama strategis antara PWM NTB, Induk Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM), dan Bank Nano Syariah resmi dimulai di Mataram. Program ini mendukung pembiayaan pendidikan S3 dosen Muhammadiyah melalui akad Mudharabah Muqayyadah, sekaligus memperluas Gerakan Microfinance Muhammadiyah di Nusa Tenggara Barat.
Fenomena streamer dan budaya saweran kian marak di dunia maya. Di balik layar hiburan, muncul tanya etis: apakah gift digital ini sedekah modern, bentuk apresiasi, atau justru gaya baru meminta-minta?
Anwar Abbas menegaskan posisi Muhammadiyah: mendukung jika pemerintah benar, menjewer jika salah. Tradisi lama yang menjaga organisasi ini tetap di tengahantara agama dan negara.
Tragedi Cimareme 1919 membuka babak kelam antara kolonialisme dan kesalehan rakyat. Dari dzikir yang disangka pemberontakan hingga perpecahan Sarekat Islam, sejarah mencatat iman dan politik pernah bertarung di tanah Priangan.
CDCC bersama Muhammadiyah dan mitra global akan menggelar The Ninth World Peace Forum di Jakarta, 911 November 2025. Forum ini mengangkat tema Wasathiyat Islam dan Tionghoa untuk kolaborasi perdamaian dunia.
Dari ruang pengajian dan percetakan kecil, muncul gelombang reformasi Islam di Hindia Belanda: dari tarekat menuju serikat, dari sayyid menuju syekhlahirnya kesadaran modern dan kebangsaan.