Islam menjunjung kesetaraan gender, namun tafsir patriarkis sering menempatkan perempuan di lapis kedua. Kini ulama perempuan bangkit menafsir ulang teks suci untuk melawan bias.
Beberapa riwayat larangan membaca Al-Quran bagi perempuan haid dan orang junub ternyata lemah bahkan palsu. Dalil sahih justru membolehkan, menegaskan ibadah tetap terbuka bagi semua.
Perempuan sejak awal Islam bukan sekadar pengikut, tapi penjaga ilmu. Dari Aisyah hingga Rabiah, mereka jadi cahaya peradaban, meski sejarah kerap menyingkirkan peran besar mereka.
Fitri Ayu Khoirunnisa, mahasiswi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, berhasil meraih juara I Puteri Muslimah Nusantara Jawa Barat 2025. Prestasi ini menjadi kebanggaan kampus sekaligus bukti peran muslimah muda yang cerdas, inspiratif, dan berkontribusi untuk bangsa.
Kecurigaan ulama tidak datang tanpa sebab. Munculnya Ahmadiyah di Qadian, India, pada akhir abad ke-19, menciptakan simpul kontradiktif dalam sejarah reformasi Islam modern.
Putri Chacha Frederica, Cassia saat ini genap berusia lima tahun. Di usia ini, Chaca Frederica mulai mengenalkan batas aurat pada sang buah hati. Istri politikus Dico M Ganinduto ini membagikan caranya mengenalkan aurat pada Cassia lewat Instagram miliknya.
Pemandangan itu bukan anomali. Justru begitulah wajah keterlibatan sosial muslimah pada masa Rasulullah. Mereka hadir di ruang-ruang publik, ikut menentukan arah kehidupan masyarakat, dengan tetap menjaga tuntunan agama.
Pertanyaan itu membekas hingga hari ini, menjadi salah satu momen penting dalam sejarah kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan dalam Islam.
Kata tabarruj berarti menampakkan atau mempertontonkan keindahan. Cantik memang hak setiap insan, tetapi memperlihatkan kecantikan kepada yang bukan haknya, justru bisa menjadi dosa yang tak terlihat.
Islam tidak pernah menganjurkan umatnya hidup dalam kesengsaraan dan menyiksa diri dengan meninggalkan keindahan. Justru, Islam memerintahkan untuk tampil bersih dan layak, bahkan ketika hendak beribadah.
Telah menjadi ijma di kalangan Muslimin, di semua negara, pada setiap masa, bahwa rambut wanita termasuk perhiasan yang wajib ditutup di hadapan orang yang bukan mahramnya.
Seni Qasidah menjadi salah sarana dakwah efektif bagi syiar nilai-nilai agama Islam. Pemerintah pun diminta memberikan dukungan bagi pengembangan musik qasidah