Erick Thohir mengatakan, di tahun 2030 mendatang Indonesia negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Yaitu mencapai 40 persen dari total ekonomi digital di antara negara-negara ASEAN lainnya.
Ketidakpastian harga komoditas minyak global berdampak pada perekonomian Indonesia hingga harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pun kembali naik meskipun subsidi diberikan sangat besar.
IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat signifikan dari 6,1 persen di tahun 2021 menjadi 3,2 persen di tahun 2022 dan menjadi 2,9 persen di tahun 2023.
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar mengatakan pihaknya percaya diri mampu membangun sinergi secara utuh dengan berbagai pihak dalam mengembangkan perekonomian Tanah Air.
Kondisi perekonomian global sedang tidak baik-baik saja. Sejumlah negara bahkan Amerika Serikat mengalami inflasi yang tinggi. Sementara negara lain seperti Sri Lanka dan Pakistan bahkan mengalami krisis ekonomi. Akankah situasi tersebut berdampak ke Indonesia?
Mahendra mengatakan tentunya langkah-langkah tersebut tidak akan dilakukan sendiri, tetapi bersinergi dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KKSK).
Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin mengatakan Presidensi G20 Indonesia bisa dimanfaatkan untuk menawarkan ekonomi syariah sebagai solusi pemulihan ekonomi global.