Santri merupakan generasi yang dididik untuk memahami ilmu agama Islam. Mereka diharapkan untuk berdakwah di tengah masyarakat setelah lulus dari pesantren.
Dibalik kesuksesannya dalam membuat animasi dan beberapa film, siapa sangka ternyata Rofiq sapaan akrabnya dulunya merupakan lulusan pesantren Miftahul Ulum di Pasuruan.
Pasal 18 PMA juga mengatur tentang sanksi, dalam ayat satu disebutkan pelaku yang terbukti melakukan Kekerasan Seksual berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dikenakan sanksi pidana dan sanksi administratif.
Hal yang pertama dan sangat penting dalam menuntut ilmu yakni dengan bersungguh-sungguh. Jika seseorang tidak bersungguh-sungguh, maka sesuatu yang dia pelajari akan sia-sia.
Mahasiswi Unisba semester lima ini berhasil mendapatkan IP sebesar 3.80 pada semester empat. Prestasi yang dia dapatkan tentunya memiliki pengaruh dari pola asuh di PPI 69 Kramat Asem.
Bukan berarti masjid tidak boleh dipakai sebagai tempat budaya dalam mengembangkan ilmu. Tetapi ada batasan yang harus dijaga, sebab masjid adalah tempat yang suci dengan tujuan utama bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah salat.
Menjelang Hari Santri Nasional (HSN), Guru TPQ At-Taufiq, Ustaz Muhammad Mukhlisin berharap, tak hanya santri di At-Taufiq saja tapi juga di seluruh Indonesia terus berperan aktif untuk memerdalam ilmu agama.
Mendidik anak merupakan salah satu cara bersyukur kepada Allah SWT, sebab anak adalah titipan Sang Pencipta. Terlebih banyak kaum hawa yang sudah menikah namun sulit untuk mendapatkan momongan.
Salah satu pengajar TPQ At-Taufiq, Ustaz Muhammad Mukhlisin berharap, para santri yang akan dan telah lulus tumbuh menjadi seorang mukmin taat dan mampu membawa pengaruh positif di lingkungan mereka, bahkan untuk negara.
Para santri turut diajarkan bagaimana cara berdebat yang baik sesuai dengan kultur di Persis. Menurut dia, debat merupakan suatu hal yang paling seru kala masih menimba ilmu di pesantren tersebut.
Pesantren merupakan lembaga pendidikan agama, di mana para santrinya mondok dan mendalami Islam. Namun, selain ilmu agama ada beberapa pesantren yang memberi keahlian lain bagi santri-santrinya, yaitu berbisnis dan bertani.
Pesantren telah teruji melahirkan banyak pemimpin. Model pembinaan ala pesantren kemudian diduplikasi dan dimodifikasi di tingkat perguruan tinggi untuk mengkader pemimpin. Hal itulah yang dilakukan oleh Rumah Kepemimpinan yang menghadiri beasiswa kepemimpinan untuk mahasiswa.