Dalam surat-suratnya kepada para pejabat, Utsman bin Affan merumuskan etika kekuasaan yang menolak pemerasan, membatasi aparat pemungut pajak, dan menegakkan amanat sebagai fondasi negara yang baru tumbuh.
Kelembutan, kedermawanan, dan kedekatan dengan keluarga Nabi menjadikan Utsman bin Affan menyandang julukan Dzu al-Nuraynsatu-satunya manusia bergelar Pemilik Dua Cahaya dalam sejarah Islam.
Utsman bin Affan tercatat sebagai salah satu yang paling awal meninggalkan Mekah menuju Abisinia. Mengapa menantu Rasulullah itu begitu cepat mengambil langkah hijrah? Antara ancaman, cinta, dan harga diri berkelindan dalam keputusan itu.
Cinta dan iman bertaut di rumah kecil Usman bin Affan dan Ruqayyah binti Muhammad. Dari pernikahan itu lahir bukan hanya kasih suami istri, tapi kisah spiritual tentang Islam yang tumbuh dari kelembutan.
Masuknya Islam ke hati Utsman bin Affan bukan karena mukjizat, tapi hasil perenungan rasional dan kejernihan batin. Dari dialog dengan Abu Bakar hingga syahadatnya, iman tumbuh dalam keheningan akal.
Utsman bin Affan, khalifah ketiga, dikenal lembut dan pemalu, namun teguh dan dermawan. Sosok saudagar saleh ini memimpin di masa transisi: dari kekhalifahan menuju kekuasaan yang menyerupai kerajaan
Islam mengajarkan banyak hal dalam kehidupan, bukan hanya tentang beribadah mahdhah (hubungan dengan Allah) saja, ternyata ibadah ghairu mahdhah termasuk bisnis dan muamalah juga merupakan hal yang banyak diulas dalam Islam.
Jeddah Historic District Program (JHDP) mengumumkan penemuan pola arsitektur Masjid Utsman bin Affan yang berusia 1.200 tahun. Penemuan tersebut merupakan tahap pertama
Kementerian Kebudayaan Arab Saudi memulai proyek restorasi komprehensif untuk pemulihan sumur Utsman bin Affan radiyallahu anhu. Tujuan proyek ini melestarikan
Meski kaya raya mereka jauh dari gaya hidup pamer kemewahan dan menunjuk-nunjukkan harta. Justru sebaliknya, para sahabat inilah yang paling getol menyokong dakwah Nabi Muhammad dengan kekayaannya.
Terdapat proses pengumpulan naskah yang cukup panjang hingga kemudian menjadi mushaf Al-Qur'an yang saat ini kita baca. Pemeliharaan dan kemurnian Al-Qur'an berlangsung sejak zaman Nabi.