Pada awal Nabi Muhammad SAW diutus, di antara sedikit orang yang menerima Islam dan beriman adalah anak-anak muda. Para pemuda ini adalah pemuda spesial bagi Rasulullah sebab beriman sejak usia belia. Berikut di antaranya.
Seorang sahabat Nabi SAW, Ustman bin Affan, pernah membeli sumur dari seorang Yahudi dengan harga mahal. Lalu dia mewakafkannya untuk kebutuhan kaum muslimin.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, menegaskan bahwa peristiwa terbunuhnya Sayyidina Husein tidak boleh jadi alasan untuk membenci para sahabat sebab tindakan buruk yang dilakukan seorang muslim bersifat perorangan.
Berpakaian modis dengan outfit terbaik pada dasarnya bukan merupakan kesalahan. Namun selain menghiasi diri dengan penampilan terbaik, seorang Muslim juga mesti menghiasi diri dengan kehormatan. Sebagaimana teladan sahabat Nabi, Utsman bin Affan.
Salah satu sahabat Nabi SAW, Abu Bakar ash-Shiddiq, memiliki keunggulan yang tidak dimiliki sahabat lainnya. Dia sering melakukan kebaikan sembunyi-sembunyi.
Salman Al-Farisi merupakan sahabat Rasulullah yang haus spiritual dan tak henti mencari kebenaran. Perjalanan spiritual Salman bisa dikatakan lengkap, dia pernah menganut Majusi, Nasrani, lalu menjadi seorang Muslim. Simak kisah lengkapnya!
Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang sangat tegas. Tidak ada toleransi sedikitpun terhadap kebatilan. Saat diangkat menjadi khalifah, dia menindak pejabat yang tak amanah tanpa pandang bulu.
Ada 6 cara bikin bisnis sukses ala Sahabat Abdurrahman bin Auf. Saudagar di zaman Nabi SAW ini terkenal dengan kepandaiannya berwirausaha dan kekayaannya.
Abdullah bin Rawahah merupakan salah satu sahabat yang paling tidak terima jika nama Rasulullah SAW dianggap rendah oleh manusia yang tak mengenalnya kemuliaan Nabi Muhammad SAW.
Reshuffle atau penggantian jabatan oleh Kepala Negara terhadap bawahannya pernah terjadi di masa Khalifah Umar Bin Khattab. Kala itu, Khalifah Umar me-reshuffle Khalid Bin Walid.
Orangtua bisa menularkan motivasi Islami ke anak dengan dongeng sebelum tidur. Kisah yang dibagikan ke mereka di antaranya cerita Nabi dan para Sahabat Rasul.
Ternyata wanita di zaman Rasulullah juga berkarir di luar rumah. Mereka bekerja membantu suami memenuhi kebutuhan atau belajar demi pendidikan lebih baik.