Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar diskusi bedah buku bertajuk Integrative Democratic Tolerance: Diskursus Tentang Relasi Islam dan Politik di Indonesia
Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal beberapa bulan lagi. Semua partai politik berlomba menggaet pemilih dari semua kalangan, tak terkecuali dari pemilih generasi Z.
Penyebaran informasi palsu (hoaks) diperkirakan akan meningkat menjelang tahun politik 2024. Hal tersebut harus diiringi dengan literasi digital untuk meredam lalu-lintas hoaks
Indonesia saat ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pemerintah masih terseok dalam mewujudkan ekonomi yang berkeadilan, mengatasi problem kemanusiaan
Pemilu 2024 bukan hanya sebagai bagian dari rutinitas pesta demokrasi lima tahunan. Lebih dari tiu, Pemilu 2024 diharapkan terpilih pemimpin dan wakil rakyat yang berpihak pada masyarakat
Turki tampaknya menuju pemilihan presiden putara kedua setelah Recep Tayyib Erdogan maupun Kemal Kilicdaroglu melewati ambang batas untuk menang langsung pada Ahad (14/5/2023)
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Buya Amirsyah Tambunan, mengimbau umat Islam untuk mengendalikan diri menghadapi tahun politik. Momentum Ramadhan merupakan waktu yang tepat merefleksikan hal tersebut.
Menurut Netty, pemerintah tidak menemukan terobosan guna menyelesaikan permasalahan di sektor ketenagakerjaan. Hal tersebut yang kemudian menimbulkan kebijakan yang merugikan masyarakat.