Masyarakat yang memiliki keuangan serba cukup alias pas-pasan, sering dibingungkan terkait mana yang lebih utama, Haji atau Umrah? Berikt penjelasan Buya Yahya.
Film horor jadi favorit banyak orang. Tak jarang seseorang merasa takut setelah menonton film horor. Rasa takut pada setan atau jin terkadang membuat seseorang membatasi langkah atau aktivitasnya ke tempat gelap atau pada malam hari.
Sebagian umat Islam memiliki aktivitas sangat padat sehingga tak sempat menunaikan shalat tepat waktu. Lalu, bagaimana hukum menunda shalat karena alasan pekerjaan?.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif atau dikenal dengan Buya Yahya mengatakan LGBT adalah penyakit yang amat mengerikan.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Cirebon, KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya merilis lagu berjudul 'Damai Bersama'.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya, menjelaskan, selingkuh merupakan perbuatan salah. Tidak bisa dibenarkan dan Islam melarang keras.
Buya Yahya menjelaskan, bila Ramadhan merupakan momen memperbaiki hubungan dengan Allah, maka Syawal menjadi momentum tepat memperbaiki hubungan antar manusia. Itu yang menjadi salah satu alasan banyak orang bersilaturahmi pada bulan Syawal.
Buya Yahya mengingatkan, bahwa umat perlu memperkuat dan mempertebal imannya ketika di bulan Syawal. Menurutnya, setan saat Ramadhan sudah menunggu masuknya Syawal.
Umat Islam harus berusaha istikamah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah atas karunia-Nya karena dipertemukan Ramadhan tahun ini. Di samping itu, doa dilantukan agar bisa dipertemukan Ramadhan tahun depan.
Pertanyaan tersebut muncul, karena hari tersebut merupakan hari yang istimewa atau hari kemenangan bagi kaum muslimin, di mana biasanya disambut dengan bersuka ria dan berbagi kegembiraan.
Malam Lailatul Qadar akan didapatkan oleh umat Islam di 10 malam terakhir Ramadhan, dengan cara dengan beri'tikaf di masjid. Namun apakah bisa ibadah di rumah?
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, mengatakan, memakai baju baru saat lebaran memang sudah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Lalu, bagaimana Islam melihat fenomena tersebut?.