Terkait rivalitas dalam persaingan politik, hal ini menguji kesadaran terhadap hukum dan HAM setiap individu. Dalam politik sangat tidak diharapkan adanya pelanggaran terhadap hukum dan HAM apalagi cuma demi kepentingan pribadi atau kelompok.
Para santri bisa menempuh pendidikan Sekolah calon tamtama (Secata), Sekolah Calon Bintara (Secaba), Sekolah Perwira Prajurit Karier (Perwira PK), hingga akademi Akademi TNI.
Kota Semarang memiliki sebuah pesantren unik dengan santri remaja dari berbagai latar belakang. Namanya santri ndalan (Sandal) nusantara. Pesantren ini syiar agama dengan cara yang berbeda dari pondok pesantren pada umumnya.
Ma'ruf Amin menjelaskan pola pikir wasathy yang konstektual adalah cara berpikir yang memiliki metode pemecahan masalah sesuai dengan zamannya. Tidak statis, tidak kaku, tidak rigid, tapi juga tidak liberal.
Dalam unggahannya, UAS mengatakan ada banyak pesan yang diberikan Buya Yahya untuk santrinya, salah satunya terkait rahasia sukses. Berikut rahasia sukses ala Buya Yahya:
Mahfud MD mengaku mendapat gemblengan khusus dari guru-nya, Kyai Mardliyyan yang juga pendiri Pondok Pesantren Al Mardliyyah, Waru, Pamekasan Madura, Jawa Timur.
Santri diminta lebih melek teknologi di era digital. Hal ini disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke pondok pesantren di Sukabumi.
Pengasuh Pesantren Al-Hikam Depok, KH Yusron Shidqi mengatakan bahwa perkembangan zaman tidak bisa dihindari. Maka, hal yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan pola pendidikan bagi generasi z agar bisa teguh memegang agama di era disrupsi.
Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin, mengajak seluruh santri di Tanah Air untuk melanjutkan perjuangan santri zaman dulu untuk menjaga Indonesia. Sementara menurutnya ada 3 peran santri zaman now.
Mayoritas santri di Pondok Pesantren tidak sakit-sakitan. Daya tahan tubuhnya konon lebih kuat daripada anak lain di luar pesantren. Lalu apakah penyebabnya?
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan bahwa Presiden Soekarno adalah santri. Bung Karno berguru kepada A Hassan dan HOS Tjokroaminoto.