Dia menilai peran Kementerian Agama (Kemenag) kurang serius dalam menyikapi hal tersebut. Terlebih memiliki kebijakan untuk mengebangkan lembaga pendidikan agama.
Menurut Imam, hal tersebut tergambar dari ribuan foto dan arsip yang akan diwakafkan ke ANRI kepada Republik Indonesia. Dari yang semula kekayaan arsip itu milik keluarga, kini milik kekayaan bangsa Indonesia.
Momen Hari Santri Nasional ini menjadi salah satu pencapaian, di mana negara memberikan pengakun terhadap eksistensi anak bangsa yang mempunyai komitmen keindonesiaan dan kebangsaan.
Salah satu buktinya yaitu dengan hadirnya Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dan menjadi basis bagi kebudayaan dan peradaban besar Indonesia.
Seorang milenial jebolan pesantren bisa sukses di bidang bisnis. Dia menjadi CEO Startup yang menghasilan ratusan juta hanya dalam waktu setengah bulan.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meminta agar pesantren bisa tetap menunjukkan prestasi untuk menepis isu-isu negatif yang dilontarkan pihak yang tak ingin pesantren maju.
Hari Santri 2022 mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Manusia. Tema ini mengandung makna santri yang senantiasa siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.
Menanggapi kekerasan yang terjadi di lingkungan pesantren belakangan ini, Sosiolog Universitas Indonesia (FISIP UI) Dr Ida Ruwaida melihat hal tersebut bisa ditemui di insitutusi pendidikan lain, selain pesantren.
Menurut Ma'ruf Amin krisis pangan saat ini menjadi isu global yang terjadi di berbagai negera memerlukan upaya berbasis teknologi agar kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi.
Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi salah satu pesantren terbaik di Indonesia. Ada sejarah panjang yang melatarbelakangi lembaga pendidikan agama itu.
Budi menegaskan, Gontor harus berubah dan bebenah dalam segi aspek, terurama pengajaran dan pendidikan kepada santrinya. Apalagi mau mendekati satu abad Gontor.
Menurut Ketua Asosiasi Psikolog Muslim Indonesia, Muhammad Iqbal, hindari memasukkan anak ke pesantren saat usianya masih di bawah tujuh tahun atau menginjak Sekolah Dasar (SD).
Pondok Pesantren Al-Ma'had merupakan lembaga yang sudah berdiri sejak 2009 di Setu Bekasi. Para santri lulusan ponpes ini disiapkan untuk memimpin umat Islam.