Nabi Muhammad SAW menjelang Ramadhan kerap berpuasa selama bulan Syaban, bulan sebelum Ramadhan dalam kalender Islam. Beliau juga mencontohkan puasa Senin-Kamis sebagai salah satu latihan puasa Ramadhan.
Salah satu yang paling mencolok sebagai pusat perhatian para fans Piala Dunia ialah Masjid Katara, Doha. Setiap harinya masjid ini dikunjungi setidaknya ribuan orang asing yang penasaran tentang budaya Qatar yang identik dengan nilai-nilai Islam.
Mang Adiono pun membagikan kisahnya saat merangkul puluhan PSK hingga akhirnya berubah haluan. Diakuinya, dia menggunakan pendekatan personal dan masuk ke dunia mereka.
Pengasuh Pondok Pesantren Dar al-Tauhid Arjawinangun Cirebon, Buya Husein Muhammad, menjelaskan, esensi jilbab dalam Islam adalah menjaga kehormatan seorang muslimah. Akan tetapi, Al-Qur'an telah memberikan rambu-rambu dalam mendakwahkan ajaran Islam.
Menurut Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang asal Mesir, Muhammad Fouly, cara dakwah Qatar di Piala Dunia 2022 meneladani kisah Rasulullah SAW saat berdakwah di Thaif.
Berdakwah bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya lewat sepak bola. Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 dinilai juga akan membawa dampak positif bagi penyebaran ajaran Islam.
Dubes RI untuk Qatar, HE Ridwan Hassan, mengatakan, Piala Dunia 2022 hanya salah satu instrumen yang disiapkan Qatar untuk menampilkan wajah Islam rahmatan lil-alamin ke seluruh dunia.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI), KH Marsudi Syuhud, mengingatkan bahwa tujuan dakwah sesungguhnya untuk membangun, bukan merusak.
Berbagai persoalan bangsa, seperti masalah perekonomian, pendidikan, hingga kehidupan di masyarakat dinilai akan mudah teratasi jika alim ulama dan tokoh agama bersatu.
Pendakwah Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa tawakal dan pasrah merupakan dua sifat berbeda. Banyak masyarakat Indonesia yang keliru dalam memaknai kedua kata tersebut dan menganggap sama.
Mahasiwa dapat berkontribusi dengan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu sebagai hal utama, sehingga dapat lulus tepat waktu, kemudian bisa berkiprah di berbagai bidang.
Dakwah kepada generasi muda perlu sentuhan khusus. Apalagi anak muda bisa mengakses informasi sendiri. Itu membuat para pendakwah harus mampu menyajikan suguhan dakwah yang menarik bagi mereka. Apalagi jika pendakwahnya juga pemuda. Dakwah harus kontekstual dan elegan.