Singapura bakal memperlakukan rokok elektrik atau vape sebagai isu narkoba, dan akan meningkatkan penegakan hukum terhadap siapapun yang menggunakan vape atau disebut vaping.
Seorang muslim itu bukan menjadi milik dirinya sendiri, tetapi dia adalah milik agama dan umatnya. Hidupnya, kesehatannya, hartanya dan seluruh nikmat yang diberikan Allah kepadanya adalah sebagai barang titipan (amanat).
Merokok tidak meningkatkan konsentrasi! Justru berdampak buruk pada kesehatan mental, menyebabkan kecemasan, gangguan tidur dan memori. Cek faktanya sekarang!
Penelitian UCL mengungkap fakta mengejutkan: satu batang rokok memotong umur 20 menit. Dampak rokok pada wanita lebih berat, kehilangan 22 menit per batang. Berhenti merokok sekarang bisa tambah umur 50 hari setahun. Tips berhenti merokok: mulai dari hari ini untuk hidup lebih sehat.
Prevalensi perokok perempuan diprediksi angkanya selalu bertambah setiap tahunnya walaupun dianggap bukan hal yang biasa dan kerap diyakini sebagai orang-orang yang menentang norma masyarakat.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjelaskan kebijakan larangan menjual rokok secara ketengan atau per batang. Ini agar anak-anak usia di bawah umur tidak mengonsumsi rokok yang dapat memicu kecanduan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, nominal 10 persen tersebut akan diterjemahkan menjadi kenaikan bagi setiap kelompok atau golongan tersendiri.
PP 109 tahun 2012 belum cukup efektif dan perlu direvisi segera. Sebab penjualan rokok kian meningkat, konsumsi rokok meningkat, perokok anak meningkat, dan kematian akibat rokok pun meningkat.
Kementerian memandang PP 109/2012 tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman dengan semakin maraknya iklan, promosi, dan sponsor produk rokok di berbagai media.
Cukai dikenakan kepada rokok karena rokok memiliki dampak eksternalitas negatif, jadi industri rokok tidak serta merta menyumbang secara sukarela kepada negara melainkan adalah bentuk denda
Dampak nikotin bagi kesehatan jarang sekali diketahui. Senyawa kimia ini sering dianggap berbahaya bagi tubuh dan dikaitkan dengan kondisi buruk para perokok.
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo mengatakan berdasarkan riset dari lembaga survei pada tahun 2019, ada sebanyak 3,2 juta anak Indonesia merokok.