Al-Quran disebut pedoman karena di dalamnya terdapat dalil-dalil dan keterangan-keterangan agama yang sangat diperlukan untuk kesejahteraan manusia di dunia dan kebahagiaan mereka di akhirat.
Syaikhul Azhar, Prof Ahmad Muhammad Al-Tayyib menyampaikan tiga asas persaudaraan dan kerja sama kemanusiaan menurut Al-Qur'an. Pertama adanya kemajemukan sebagai ketentuan ilahi.
Orang tua memiliki tanggung jawab terhadap anaknya di dunia hingga akhirat. Terkait tanggung jawab di akhirat, benarkah orang tua akan ikut menanggung dosa anak?. Begini penjelasan Buya Yahya dan Quraish Shihab.
Para ulama dalam memvalidasi hadits melihat beragam faktor, di antaranya akhlak sesorang yang menyampaikan, kekuatan hafalan, dan tidak janggal. Karenanya, para ulama menyatakan bahwa tidak semua hadits terjaga keasliannya dan merupakan dugaan kuat.
Salah satu riwayat mengenai malaikat yang ada di pundak kanan dan kiri setiap manusia. Lalu, apakah riwayat-riwayat itu benar? Bagaimana Al-Qur'an membicarakan tentang nama dan tugas malaikat? Begini penjelasan pakar tafsir Al-Qur'an Prof. Quraish Shihab.
Tafsir Surat Al-A'la ayat 14 sampai 15 berbicara mengenai keutamaan muslim yang senantiasa mensucikan dirinya dari perbuatan dosa. Allah menerangkan bahwa orang yang beruntung, yaitu terhindar dari siksa akhirat.
Prof. Quraish Shihab mengemukakan empat potensi dasar yang diberikan Allah Ta'ala kepada manusia, yang sudah menjadi pembahasan para filsuf Yunani Kuno.
Secara bahasa, habib berarti orang yang mencintai dan dicintai. Quraish Shihab sudah pasti mencintai orang, namun belum tentu dicintai oleh masyarakat luas.
Orang yang mengingkari peristiwa Isra Miraj dianggap telah keluar dari Islam. Peristiwa itu terjadi pada diri Rasulullah sebagai seorang utusan Allah Taala.
Era informasi membuat banyak orang mencoba memahami Al-Qur'an. Banyak pula yang menafsirkan dengan pemahaman sendiri sehingga melahirkan pemaknaan yang keliru.