Dua Ilmuwan Muslim pasangan suami-istri berkewarganegaraan Jerman, U?ur ?ahin dan zlem Treci telah berhasil mengembangkan vaksin Covid-19 bersama Pfizer.
Jabir, lahir tahun 721 dan meninggal tahun 815 di desa Tus, dibesarkan dalam keluarga yang tidak mengenal kimia, karena ayahnya adalah seorang apoteker.
Dr Hayat Sindi adalah muslimah asal Mekkah yang menemukan penemuan baru dalam bidang bioteknologi yang memberikan dampak besar dalam teknologi kesehatan.
Ilmuwan muslim di bidang fisika pada abad ke-11, Ibnu Haitsam, dikenal sebagai pencetus dasar fotografi. Penemuannya tentang dasar optik dan cahaya sangat bermanfaat hingga hari ini.
Selama pandemi Covid-19, Laura memiliki peran sentral. Selain sering muncul di media maupun layar kaca, ia banyak melakukan riset terkait virus covid-19. Ia tak sekadar meneliti, namun juga membaca tanda kekuasaan Allah dalam selama pandemi covid-19.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memungkinkan manusia melakukan perjalanan ke luar angkasa. Ratusan astronot telah menjelajahi luar angkasa sejak 1961. Setidaknya Sembilan dari mereka adalah muslim.
Di antara ilmuwan se-dunia yang masuk top 2 %, Prof Nurdin berhasil terpilih dari 195.648 ilmuwan. Pemeringkatan itu menunjukkan ilmuwan yang dimaksud merupakan nama yang paling banyak dikutip dalam jurnal-jurnal ilmiah di dunia, tidak termasuk dalam mengutip karyanya sendiri.
Hingga saat ini, pria kelahiran Maros, 23 Mei 1971 itu juga sudah menelurkan 133 jurnal di Science and Technology Index (Sinta), termasuk H-indeks scopus 13 dan H-indeks GS 17.
Sebelum teknologi berkembang seperti saat ini, sebagian besar konsep geografi di bumi dianggap sebagai sebuah imajinasi semata. Namun, pada abad ke-12, ilmuwan muslim bernama Al Idrisi memulai revolusi dalam bidang geografi.
Dia melakukan perjalanan mencari kebenaran, berjuang dalam pencarian intelektual yang panjang dengan berbagai agama. Sampai ia menemukan Islam dan memutuskan untuk mempelajarinya dengan benar.
Majalah TIME baru-baru ini merilis kembali 100 tokoh paling berpengaruh di dunia pada tahun 2021. Di antara 100 orang itu, ada satu orang muslimah Guru Besar UGM Prof dr. Adi Utarini, MSc., MPH, Ph.D.