Praktik membangun tempat ibadah di atas makam kian lumrah, namun Imam Syafii meninggalkan wasiat keras. Sebuah larangan demi menjaga kemurnian tauhid dari pengkultusan jasad di dalam liang lahat.
Di tengah menjamurnya makam megah dan nisan berhias, wasiat Imam Syafii justru menyerukan kesederhanaan. Sebuah tinjauan atas larangan menembok kuburan yang sering kali terlupakan oleh para pengikutnya.
Isu keberadaan Allah di atas Arsy kerap menjadi perdebatan teologis yang panas. Melalui kacamata akidah Imam Syafii, posisi Tuhan dipahami sebagai ketinggian mutlak di atas seluruh makhluk-Nya.
Banyak umat Islam terjebak dalam sikap pasif, berlindung di balik alasan kelemahan diri untuk enggan menyentuh dalil. Padahal, mematikan nalar atas nama taklid adalah bentuk pengabaian terhadap warisan intelektual para imam.
Perbedaan mazhab fiqih sering dituding sebagai biang keretakan umat. Namun, sejarah dan metodologi ushul menunjukkan bahwa keragaman ini adalah rahmat, bukan vonis perpecahan.
Keterikatan pada satu madzhab sering dianggap sebagai kewajiban mutlak bagi setiap Muslim. Namun, Lajnah Daimah dan para imam besar justru membuka ruang bagi kebenaran yang melampaui sekat fanatisme kelompok.
Menghormati imam adalah kemuliaan, namun menjadikannya standar kebenaran mutlak adalah penyimpangan. Di balik kemegahan empat mazhab, tersimpan wasiat para imam untuk tetap setia pada dalil.
Gelombang ajakan kembali ke matan fiqih klasik disinyalir membawa agenda tersembunyi. Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili mengingatkan bahaya memalingkan penuntut ilmu dari otoritas dalil menuju taklid buta.
Belajar fiqih sering kali dipatok harus mengikuti salah satu dari empat mazhab besar. Namun, benarkah melintasi batas mazhab berarti merusak ilmu? Sebuah tinjauan atas otentisitas dakwah berbasis hadits.
Bagi makmum masbuk dalam shalat Ied, perdebatan bukan sekadar soal jumlah takbir yang tertinggal, melainkan tentang prioritas antara menjalankan sunnah tambahan atau menyimak firman Tuhan.
Madzhab Hanafi menerapkan standar ganda yang ketat dalam penentuan hilal: kesaksian massal saat langit cerah demi akurasi, dan kepercayaan pada individu adil saat mendung menghalangi pandangan.
Kodifikasi hadits melintasi jalan terjal kontroversi dan ketelitian metodologis. Dari larangan menulis hingga lahirnya Al-Kutub al-Sittah, pencarian otentisitas sunnah adalah jantung peradaban Islam.
Dari Abu Hanifah hingga Al-Ghazali, para imam besar menegaskan: fikih tanpa tasawuf kering, tasawuf tanpa fikih sesat. Jejak itu kini hidup lagi dalam perdebatan NU, Muhammadiyah, Salafi, hingga MUI.