Bullying adalah masalah yang kompleks. Seperti kasus bully yang menimpa bocah SD di Banyuwangi yang bunuh diri karena tahan dibully. Korban berinisial MR (11 tahun) sering pulang dalam keadaan murung.
Pakar pendidikan Islam, Muhammad Fauzil Adhim, menilai, pendidikan adab harus dimulai dari guru. Pasalnya, adab merupakan ilmu praktik, bukan ilmu teoritis.
Orang-orang yang menemukan guru arogan tidak boleh menghardik apalagi menghinanya. Pasalnya, ada cara yang lebih baik dan pantas untuk menegur guru arogan tersebut.
Dompet Dhuafa melalui tim Respons Darurat Pendidikan (RDP) Lembaga Pengembangan Insani (LPI) menggelar Lokakarya Sekolah Ceria bagi 110 guru penyintas bencana gempa bumi Cianjur.
Fahruddin membeberkan satu prinsip yang harus dipegang setiap guru, yakni guru yang tidak murid bukan guru yang baik. Artinya, guru yang tidak murid berarti sudah tidak mau belajar lagi.
Pakar Filsafat Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr Fahruddin Faiz, mengungkapkan, guru memiliki posisi penting bagi perkembangan generasi muda saat ini. Maka, setiap guru harus memiliki spiritualitas paripurna agar bisa mendidik murid menjadi generasi yang berkualitas.
Fahruddin mengibaratkan guru adalah wadah ilmu. Ilmu akan bermanfaat atau tidak, ditentukan oleh kondisi wadah tersebut. Ibarat gelas kotor yang diisi susu murni. Susu tersebut tetap dianggap kotor jika wadahnya kotor.
Mendikbud-Ristek, Nadiem Makarim, menilai kecanggihan teknologi digital saat ini tidak bisa menggantikan peran seorang guru di sekolah. Hal itu tidak hanya berlaku di Indonesia saja, tapi juga hampir di seluruh negara di dunia.
Peran orang tua sangat vital bagi tumbuh kembang anak, karena si buah hati kerap mencontoh sikap atau perilaku orang tuanya. Karena itu, ayah dan bunda harus mencerminkan sikap positif di depan anak.
Kemendikbudristek memastikan sebanyak 320.000 guru honorer diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2022. Keputusan ini merupakan cara untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
Jokowi mendorong para guru untuk meningkatkan kapasitas dan penyesuaian dengan teknologi di tengah arus perubahan yang sangat cepat. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar guru dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul.
Masih menjadi tanda tanya besar persoalan guru menerima hadiah dari wali murid. Di Indonesia sendiri ini merupakan suatu hal yang lumrah dan menjadi tradisi, terutama ketika wali murid mengambil rapot atau momentum Hari Guru Nasional.