Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Dilarang Sembarangan, Begini Cara Perlakukan Al-Quran yang Rusak

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 24 September 2022 - 07:02 WIB
Dilarang Sembarangan, Begini Cara Perlakukan Al-Quran yang Rusak
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Al-Qur'an adalah kitab suci yang berisi firman-firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala, karenanya sebagai harus diperlakukan dengan baik. Namun, jika mendapati Al-Qur'an yang sudah usang atau rusak dan tidak bisa diperbaiki, apa yang harus dilakukan? Apakah bisa dibuang dan bagaimana caranya?

Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah yang berpusat di Cirebon, Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya mengatakan jika menemukan kertas atau apapun yang berisi bacaan Al-Qur'an yang sudah rusak dan lainnya, maka langkah pertama yang harus di lakukan adalah periksa kembali apakah masih bisa diperbaiki.

Baca juga: Tak Mau Belajar sebab Takut Ancaman terhadap Orang Berilmu, Ini Kata Buya Yahya

Buya Yahya menambahkan, jika lembaran tersebut masih bisa diperbaiki, maka muliakan dia di tempat yang tinggi.

"Namun, jika lembarannya sudah rusak total sehingga ketika disimpan kertas yang berisi ayat-ayat Al-Qur'an bertebaran, maka jagalah kalimat-kalimat mulia tersebut, jangan sampai diinjak oleh orang," lanjutnya.

Tapi, Buya Yahya mengingatkan untuk tidak sembarangan membuangnya. Artinya, mushaf rusak tidak bisa dibuang ke tong sampah.

"Jangan dibuang di tong sampah, membuangnya saja adalah haram bahkan kalau niat menghinakan, murtad keluar dari iman," ujar Buya Yahya dalam YouTube Al-Bahjah TV dikutip Sabtu (24/9/2022).

Dia melanjutkan, hendaknya Anda menyediakan tempat sampah terhormat di rumah, di mana untuk membuat Al-Qur'an yang sudah rusak. Setelahnya, bakar sampah tersebut.

Baca juga: Nafkahi Keluarga dengan Uang Judi, Ini Nasihat Buya Yahya

"Setelah itu dibakar karena kalau tidak akan tetap berantakan. Bukan niat untuk menghinakan tetapi niat untuk menjaga kemuliaan. Jadi ini kalimat Allah yang berceceran kalau dibiarkan diinjak sama orang, maka dikumpulkan dibakar," katanya.

Meski demikian, Buya Yahya mengatakan membakar Al-Quran juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

"Ada cara membakar yang terhormat, cara duduk orang yang membakar dan lainnya. Jangan bakar secara sembarangan karena itu akan merendahkan firman-firman Allah," tuturnya.

"Intinya selagi masih bisa dijaga, dijaga. Kalau sudah tidak bisa maka bisa dimusnahkan dengan cara dibakar. Kalau digunting-gunting sampai hancur takut ada satu huruf yang terinjak, meskipun hanya satu itu tetap saja adalah Al-Quran," pungkas Buya Yahya.

Baca juga: Hukum Suami Kontrol Keuangan Rumah Tangga, Begini Kata Buya Yahya

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)