Ahmad Jameel bercerita bahwa Allah memberikan jalan untuknya ke Gontor melalui pertolongan teman dekatnya. Temannya rela memberikan pinjaman tabungan untuk biaya masuk Gontor.
Mohamad Djaelani patut menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin berangkat haji tapi tak punya biaya lebih. Dia hanya seorang kuli bangunan yang rutin menabung demi bisa berangkat ke Tanah Suci.
Selain menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian, ia juga seorang guru ngaji di Taman Pendidikan Quran (TPQ) Nurul Quran di wilayah Bangkle RT 04 RW 5.
Ahmad Saiful Hamdani (25) seolah mendapat durian runtuh. Dia bisa meraih mimpi melanjutkan pendidikan tinggi di Madinah. Tahun ini, dia berkesempatan menjadi petugas pelayan tamu Allah yang datang ke Tanah Suci.
Prof Zaki merupakan putra dari penjual petis di Pasar Sidoarjo. Dia sosok yang disiplin dalam hidup, sehingga bisa meraih kesuksesan di dunia pendidikan.
Saya sangat senang sekali bisa melayani makan jemaah haji. Saya berkomitmen akan memberikan pelayanan memuaskan. Mereka adalah tamu Allah, ujar Efendi dalam keterangannya.
Keberangkatan Fatchul karena menjadi ahli waris pengganti haji sang ayah yang meninggal dunia setahun lalu. Sejak dirinya diputuskan menjadi pengganti haji, mantan anak punk ini mulai mencari kyai dan gus dari pesantren di Kediri.
Seorang milenial dari Kampus UGM menciptakan cairan antibau untuk sampah. Idenya ini berawal dari keresahan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kepergian Emmeril Kahn Mumtadz meninggalkan duka bagi banyak orang. Termasuk sahabat Eril yakni Adheni Reza. Denis, demikian sapaan akrabnya, mengenal Eril hampir 20 tahun.
Seorang petugas haji yang merupakan tim promosi kesehatan (promkes), dr Nugraheni Ratna, menyambut kedatangan jemaah haji dengan gaya unik yang mencolok.
Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Ustaz Abdurrahman Al Habsyi menilai bahwa pengabdian Ustaz Radin dalam pemuliaan jenazah luar biasa. Menurut dia, jarang ada dai atau ustaz yang terjun langung berdakwah di bidang tersebut.
Memaafkan merupakan ajaran mulia dalam Islam. Nilai tersebut yang diterapkan seorang guru madrasah di St Louis, Missouri, Amerika Serikat asal Thailand, Sombat Jitmoud.
Ternyata wanita di zaman Rasulullah juga berkarir di luar rumah. Mereka bekerja membantu suami memenuhi kebutuhan atau belajar demi pendidikan lebih baik.
LHS diberi gelar doktor honoris causa karena jasa-jasanya membangun negeri, terutama dalam hal pengembangan pendidikan Islam dan moderasi beragama di Indonesia.
Kepemimpinan Sultan Iskandar Muda di era Kerajaan Aceh Darussalam merupakan masa kejayaan daerah. Ketika itu ekonomi dan pendidikan Islam berkembang pesat.
Ia sangat totalitas mengajar para petani setempat tentang cara meningkatkan hasil tanaman dan ternak mereka. Aktivitas itu membuat Kasim lupa untuk pulang.
Ketua Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara, Ustadz Anton Ismunanto, mengenang Buya Syafii sebagai sosok yang egaliter. Buya Syafii adalah cendekiawan yang sangat tegas pada pendirian, tapi lembut saat menghadapi perbedaan. Dia tak pernah marah jika diselisihi.
Menurut Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini Buya Anwar Abbas, Buya Syafii adalah tokoh intelektual yang langka di Indonesia. Dia dikenal sebagai tokoh yang berintegritas, tidak haus harta dan kekuasaan.
Ketua MUI KH Cholil Nafis termasuk yang mengagumi pribadi Buya Syafii Maarif. Buya Syafii adalah teladan bagi generasi muda dalam membangun intelektualitas berpikir dan merawat kemajemukan.
Almarhum Ahmad Syafii Maarif atau lebih akrab disapa Buya Syafii memiliki kepedulian yang besar pada bangsa selama hidupnya. Buya menilai Indonesia merupakan bangsa yang belum sepenuhnya jadi.