Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home global news detail berita

KH Miftachul Akhyar Mundur dari Jabatan Ketua Umum MUI

Jaja Suhana Rabu, 09 Maret 2022 - 20:30 WIB
KH Miftachul Akhyar Mundur dari Jabatan Ketua Umum MUI
Ketua MUI Kiai Haji Miftachul Akhyar. Foto: NU Online
LANGIT7, Jakarta - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Haji (KH) Miftachul Akhyar menyatakan telah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal itu disampaikan Kiai Miftah dalam rapat gabungan Syuriyah-Tanfidziah PBNU di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia).

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdaltul Ulama (PWNU) Jawa Timur 2007-2015 itu menceritakan proses pemilihan dirinya menjadi ketua umum MUI pada akhir November 2020. Hampir dua tahun sebelumnya, kata dia, dirinya dirayu dan diyakinkan untuk bersedia jadi ketua umum MUI.

Baca Juga: Ketua DPR Apresiasi Kepengurusan Baru PBNU Akomodir Perempuan

"Di saat ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Muktamar ke-34 NU menyetujui penetapan saya sebagai rais aam, ada usulan agar saya tidak merangkap jabatan. Saya langsung menjawab sami'na wa atha'na (kami dengarkan dan kami patuh). Jawaban itu bukan karena ada usulan tersebut, apalagi tekanan," ujar Kiai Miftah, dikutip dari NU Online, Rabu (9/3/2022).

"Semula saya keberatan, tapi kemudian saya takut menjadi orang pertama yang berbuat bid'ah di dalam NU. Selama ini rais aam PBNU selalu menjabat ketua umum MUI," katanya.

Kiai Miftah membahkan, kini dirinya merasa bid'ah itu sudah tidak ada lagi. Jadi dirinya berkomitmen untuk merealisasikan janji di hadapan Majelis Ahwa, dengan mengajukan pengunduran diri dari jabatan Ketua Umum MUI.

Baca Juga: Ibarat Terminal, Ini Makna Pergantian Tahun Menurut Ketua Umum MUI

Di sisi lain, Ketua Badan Pembinaan dan pengembangan Oganisasi MUI KH Salahudin Al-Aiyub membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat pengunduran diri dimaksud. Katib Syuriyah PBNU yang juga Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menyatakan sangat menghormati keputusan rais aam tersebut.

"Awal pekan ini, surat tersebut telah kami terima. Selanjutnya, MUI akan merespon surat tersebut sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku di internal MUI," katanya.

"Kami akan mengonsolidasikan sesuai mekanisme organisasi," ujarnya.

Diketahui, hari ini PBNU mengadakan rapat gabungan untuk menetapkan berbagai program kerja, pembidangan masing-masing pengurus, penyusunan kepengurusan lembaga-lembaga, serta pembentukan sekaligus penyusunan tiga badan khusus, yakni Badan Pengembangan Administrasi Keorganisasian dan Kader, Badan Pengembangan Jaringan Internasional, dan Badan Inovasi Strategis.

Baca Juga:

Terpilih sebagai Rais Aam PBNU, Sekjen MUI: Semoga Sukses Emban Amanah

Beri Selamat ke Gus Yahya, Puan: Semoga Bawa Maslahat untuk Umat


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)