Sekelompok Orang Serang Jamaah Masjid dengan Botol Bir dan Kayu
fajar adhityaAhad, 24 April 2022 - 13:03 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Sekelompok orang bersenjata botol bir dan tongkat kayu menyerang jamaah yang hendak ke masjid Sri Lanka Muslim Center di East Ham, Inggris. Serangan itu membuat sejumlah jamaah mengalami luka ringan akibat pecahan botol.
Kelompok itu menyerang orang-orang yang pergi ke Sri Lanka Muslim Center untuk berbuka puasa. Saksi mata mengatakan ada sekitar 15 pria Eropa yang dipersenjatai dengan tiang kayu, botol bir, tabung lampu neon dan batu dari luar masjid Barking Road pada pukul 21:00 pada hari Selasa.
Dua jamaah menderita luka ringan akibat pecahan kaca. Sisa-sisa dokumen dan kertas yang terbakar ditemukan di luar masjid yang diyakini telah ditinggalkan ketika salah satu penyerang mencoba menyalakan api di tempat sampah mereka.
Dilansir Evening Standard, seorang juru bicara Scotland Yard mengatakan bahwa petugas telah menginventarisir laporan serangan publik bermotif rasial setelah insiden tersebut. Polisi dipanggil untuk melaporkan bahwa sekelompok pria di Pilgrims Way, yang dipersenjatai dengan botol dan tongkat hoki, telah menyerang jamaah masjid.
"Satu tersangka dikatakan telah membakar beberapa kertas di tempat sampah di luar masjid. Para tersangka melarikan diri sebelum kedatangan polisi,” kata petugas.
Petugas menggeledah daerah itu tetapi tidak menemukan jejak para tersangka. Adapun jamaah untungnya hanya mendapat luka ringan dan tidak memerlukan tindakan medis berat.
Polisi mengatakan mereka akan melakukan patroli ekstra di daerah itu sebagai hasilnya. "Tidak ada penangkapan yang dilakukan."
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”