LANGIT7.ID, Jakarta - Hari Raya Idul Fitri biasanya identik dengan baju baru. Namun tidak demikian dengan cucu Rasulullah, Hasan dan Husein bin Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah radiallahu anhu.
Dikisahkan, kedua cucu kesayangan Rasulullah itu pernah merayakan Hari Raya Idul Fitri tanpa berhias dengan baju baru. Kisah ini tercantum dalam dalam kitab Al-Amali, yang diriwayatkan oleh Ibn Syahr dari al-Ridha.
"Ibunda, anak-anak di Madinah telah dihiasi dengan pakaian lebaran kecuali kami. Kenapa Ibunda tidak menghiasi kami?,” tanya Hasan dan Husein kepada Sayyidah Fatimah.
Baca Juga: Kala Rasulullah dan Sahabat Menangis Ditinggal Ramadhan"Baju kalian masih di tukang jahit," jawab Fatimah Az-Zahra untuk menenangkan putra-putranya.
Keduanya kembali mengulang pertanyaan yang sama pada malam hari raya. Meskipun keluarga Rasulullah, rumah tangga Ali dan Fatimah hidup dalam kesederhanaan, tidak sekaya keluarga para sahabat lainnya.
Fatimah pun menangis, karena tidak mempunyai uang untuk membelikan baju baru buat kedua putranya tersebut. Tidak lama kemudian, tiba-tiba terdengar suara yang mengetuk pintu rumahnya.
“Siapa?,” tanya Fatimah.
“Wahai putri Rasulullah, saya adalah tukang jahit. Saya datang membawa hadiah pakaian untuk kedua putramu," jawabnya.
Baca Juga: Saat Rasulullah Nonton Tari Perang Habasyah di Hari Idul FitriFatimah kemudian membukakan pintu dan tampaklah seorang yang membawakan bingkisan lalu menyerahkan bingkisan itu kepada Fatmah. Bingkisan tersebut berisi dua gamis, dua celana, dua mantel, dua serban, dan dua pasang sepatu hitam.
Fatimah memanggil kedua putra kesayangannya tersebut. Beliau lalu memakaikan hadiah pakaian yang sangat indah tersebut kepada kedua putranya. Mereka berdua sangat bahagia, ketika melihat keinginannya agar sama dengan teman-temannya terpenuhi.
Menjelang Subuh, Rasulullah datang dan melihat kedua cucunya sudah dihiasi pakaian yang bagus. Kemudian Rasulullah menggendong kedua cucunya dan mencium mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang.
"Wahai putriku, apakah engkau melihat tukang jahit itu?," tanyanya.
"Iya aku melihatnya," jawab Fatimah.
"Duhai putriku, dia bukanlah tukang jahit, melainkan Malaikat Ridwan penjaga surga. Penghuni langit dan bumi akan bersedih jika kedua cucuku bersedih," imbuhnya.
Wallahu a'lam bish shawab.
Baca Juga: Tips Jaga Kesehatan agar Bisa Santap Hidangan Lebaran(zhd)