Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pengamat Pendidikan: Tak Ada Sekolah Unggulan, Semua Sama

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 15 Juli 2022 - 09:32 WIB
Pengamat Pendidikan: Tak Ada Sekolah Unggulan, Semua Sama
Sistem zonasi bertujuan melakukan percepatan pemerataan akses dan kualitas layanan pendidikan. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai menerapkan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SD/SMP/SMA melalui sistem zonasi di tahun 2017. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk percepatan pemerataan akses dan kualitas layanan pendidikan.

Kriteria jarak tempat tinggal calon peserta didik ke sekolah dan usia menjadi persyaratan penerimaan dari jalur zonasi. Dua hal ini kemudian malah membuka potensi kecurangan dengan adanya pemalsuan Surat Keterangan Domisili (SKD).

Baca juga: Pendidikan di Indonesia Tak Seindah Amanat Konstitusi

Menanggapi hal ini, pengamat pendidikan dan dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dr. Dirgantara Wicaksono atau akrab disapa Bombom meminta pemerintah harus terus melakukan sosialisasi terkait sistem zonasi agar tidak terjadi salah persepsi.

Dia melanjutkan, pemerintah juga harus mengedukasi masyarakat, khususnya orang tua bahwa saat ini tidak ada lagi sekolah paling unggul, sehingga tak perlu lagi melakukan kecurangan.

"Pemerintah harus terus melakukan sosialisasi secara mendalam dan menyadarkan orang tua bahwasanya sekolah-sekolah yang dituju itu tidak serta-merta yang terbaik. Sekarang semuanya terbaik," ujar Bombom kepada Langit7, Kamis (15/7/2022).

Pendiri dan pembina organisasi Backpacker Teaching Indonesia ini melanjutkan, pemerintah khususnya DKI Jakarta selalu memiliki regulasi untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Saya sempat diskusi dengan beberapa pengatur kebijakan di DKI Jakarta mereka memiliki cara mengantisipasi kecurangan tersebut. Misal zonasi tempat tinggal minimal 1 tahun, dalam satu tahun ini untuk mengubah wilayah tidak cepat. Tidak bisa serta-merta pindah tempat dalam kurun waktu berapa bulan," ucapnya.

Baca juga: Pendidikan Seksualitas Penting Masuk dalam Kurikulum Sekolah

Lebih lanjut, Bombom mengakui persepsi dahulu adanya sekolah-sekolah unggulan yang banyak peminat. Namun, saat ini konsep sekolah unggulan sudah tidak ada, semua sama.

"Walaupun memang entitasnya tetap ada pasti di masing-masing wilayah, karena memang reputasinya sudah baik sehingga outputnya jadi sudah banyak yang diterima di universitas negeri ternama. Namun hal tersebut jangan dijadikan alasan untuk bisa curang," pungkas dosen tetap Magister Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)