LANGIT7.ID, Jakarta - Sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk berlaku lembut dan tidak berlaku kasar kepada anak. Sebab sikap orang tua terhadap anak pada saat masih kecil sangat berpengaruh bagi kehidupan anak ketika dewasa kelak. Anak berkarakter shalih bergantung pada cara orang tua mendidik buah hati ketika masih belia.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya yang dikenal sebagai sosok ulama yang lembut, menjelaskan tata cara mendidik anak dengan kelembutan tanpa marah.
Baca Juga: Begini Cara Memiliki Keturunan Shalih dan Shalihah, Mau?Buya Yahya menjelaskan, cara paling efektif bersikap penuh kelembutan dan tidak sering marah kepada anak adalah menambah porsi kelembutan. Ini harus disadari oleh para orang tua agar mampu menata emosi saat berhadapan dengan anak mereka.
“Perbanyak porsi lembutmu pada anak, maka porsi kerasmu pada anak otomatis berkurang,” kata Buya Yahya melalui kanal youtube Al-Bahjah TV, dikutip Selasa (14/9/2021).
Baca Juga: Pesan Buya Yahya untuk Santri: Pesantren itu Taman Surga, Nikmatilah!Saat orang tua menambah porsi sikap lembut, maka secara otomatis sikap marah dan keras kepada anak akan berkurang. Orang tua bisa mengatur dan menata sikap agar lembut pada anak setiap hari. Itu untuk memudahkan orang tua memberikan kasih sayang kepada mereka.
Buya Yahya mencontohkan, sepulang sekolah atau kembali dari bermain, orang tua bisa memeluk anak dan memberi makanan kesukaan mereka. Bisa juga dengan cara lain yang bisa menunjukkan kasih sayang. Menyambut anak dengan senyuman juga sangat berdampak bagi psikologis anak.
Baca Juga: Berhasil Didik Anak Beriman, Ini Kewajiban Orang Tua SelanjutnyaBersikap lembut pada anak harus dibiasakan. Jika para orang tua sudah mempunyai program dalam mendidik anak dengan lemah lembut, maka program setan dengan marah-marah pun akan kalah. Ini adalah teori secara lahir, sedangkan teori secara batin yakni berdoa kepada Allah Ta’ala.
Setelah berikhtiar, orang tua harus selalu berdoa kepada Allah Ta’ala agar dianugerahi kelembutan dan kesabaran. Setelah berdoa, maka selanjutnya berikhtiar untuk bersikap lembut dan sabar.
Baca Juga: Rahasia Mendidik Anak Agar Taat Kepada Orang Tua(jqf)