Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 12 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kala Puasa Ramadhan Menyatukan Umat Muslim dan Hindu di Pakistan

esti setiyowati Kamis, 12 Maret 2026 - 13:59 WIB
Kala Puasa Ramadhan Menyatukan Umat Muslim dan Hindu di Pakistan
Foto yang diambil pada 27 Februari 2026 ini menunjukkan aktivis sosial Hindu Partab Shivani (2L) menerima tamu-tamunya untuk berbuka puasa selama bulan suci Ramadhan. Foto: AFP.
LANGIT7.ID, Mithi,- - Di tengah berbagai isu diskriminasi terhadap kelompok minoritas di Pakistan, sebuah kisah toleransi datang dari kota kecil Mithi di Provinsi Sindh.

Seorang aktivis sosial Hindu, Partab Shivani, memutuskan untuk menjalani puasa penuh selama Ramadhan tahun ini sebagai bentuk solidaritas dengan komunitas Muslim.

Setiap tahun, pria berusia 48 tahun itu bersama teman-temannya di kota Mithi juga rutin menggelar acara berbuka puasa bersama atau iftar. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara umat Hindu dan Muslim yang hidup berdampingan di wilayah tersebut.

Baca juga: Tik Toker Muda dan Penyanyi Pendatang Baru Bikin Gempar di Karachi Karena Keberaniannya

“Saya percaya kita perlu mempromosikan keharmonisan antaragama. Pertama kita adalah manusia, agama datang kemudian,” kata Shivani kepada AFP, dikutip dari Arab News, Kamis (12/3/2026).

Ia juga mengaku sering membaca ajaran Siddhartha Gautama atau Buddha yang menurutnya menekankan pesan perdamaian.

“Pesannya tentang perdamaian dan mengakhiri perang. Perdamaian bisa menyebar melalui solidaritas dan dengan saling mendukung. Jarak hanya akan memperlebar kesenjangan antar manusia,” tambahnya.

Sekitar 96 persen dari 240 juta penduduk Pakistan beragama Islam. Sementara umat Hindu hanya sekitar dua persen, sebagian besar tinggal di wilayah pedesaan Provinsi Sindh, tempat Mithi berada.

Di kota Mithi sendiri mayoritas dari sekitar 60.000 penduduknya justru beragama Hindu. Banyak warga Hindu di kota ini yang menghormati tradisi Ramadhan dengan turut berpuasa dan menghadiri acara iftar bersama.

Baca juga:

Seorang warga Muslim yang juga sahabat Shivani, Mir Muhammad Buledi (51), mengatakan tradisi berbuka puasa lintas agama di Mithi sudah berlangsung lama.

“Ini sudah menjadi tradisi yang sangat indah bagi kami sejak lama. Ini contoh harmoni yang luar biasa antara dua komunitas,” ujarnya.

Hidup Berdampingan Seperti Saudara

Sejarah mencatat hubungan antaragama di Asia Selatan pernah diwarnai konflik berdarah setelah Partition of India 1947 yang memisahkan wilayah menjadi India yang mayoritas Hindu dan Pakistan yang mayoritas Muslim.

Peristiwa tersebut memicu kekerasan agama yang menewaskan ratusan ribu orang dan memaksa jutaan orang mengungsi.

Menurut Human Rights Commission of Pakistan, kebebasan beragama di Pakistan masih menghadapi peningkatkan kasus ancaman, kekerasan, dan diskriminasi yang dilatari agama setiap tahunnya.

Namun, situasi tersebut nyaris tidak terlihat di Mithi.

Politikus lokal Hindu, Sushil Malani, mengatakan ia juga menjalankan puasa Ramadhan bersama warga Muslim.

Baca juga:

“Saya seorang Hindu, tetapi saya menjalankan semua puasa di bulan ini. Saya merasa bahagia bisa berdiri bersama saudara-saudara Muslim saya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa warga di wilayah tersebut juga merayakan Hari Raya Idulfitri bersama.

Selama Ramadhan, restoran dan kedai teh di Pakistan umumnya tutup hingga waktu berbuka puasa. Hal ini juga dihormati oleh warga non-Muslim.

Seorang pedagang Hindu bernama Ramesh Kumar (52), yang berjualan makanan ringan di dekat sebuah makam sufi, menutup gerobaknya hingga waktu berbuka tiba.

“Tidak ada diskriminasi di antara kami apakah seseorang Muslim atau Hindu. Sejak kecil saya melihat kami semua hidup bersama seperti saudara,” ujarnya.

Warga setempat percaya harmoni antaragama di Mithi tidak lepas dari lokasinya yang relatif terpencil di Gurun Tharparkar, dekat perbatasan negara bagian Rajasthan di India.

Baca juga: Festival Layang-layang Terkenal di Pakistan Kembali Digelar setelah Disetop Selama 19 Tahun

Di kota ini, sapi yang dianggap suci dalam agama Hindu bebas berkeliaran di jalanan, mirip dengan yang terjadi di banyak wilayah India.

Di dua makam sufi yang berada di pusat kota, keluarga Hindu bahkan ikut menyiapkan makanan, buah-buahan, dan minuman untuk membantu warga Muslim berbuka puasa.

Salah satu penjaga makam tersebut, Mohan Lal Malhi, mengatakan ia diajarkan sejak kecil untuk menghormati siapa pun tanpa memandang agama maupun latar belakang.

“Di sini Anda bisa melihat gurdwara Sikh, masjid, dan makam berdiri berdampingan,” katanya. “Suasana di daerah ini mengajarkan tentang kemanusiaan.”

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 12 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)