LANGIT7.ID, Jakarta - Menjamurnya kosmetik, mulai dari di pusat perbelanjaan, toko kosmetik hingga warung di lingkungan sekitar membuat barang ini mudah didapatkan selain harganya yang terjangkau. Namun bagi seorang muslimah hendaknya selektif dalam membeli kosmetik, karena masih banyak jenis dan merek kosmetik yang belum bersertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), terutama produk kosmetik impor.
Ketua MUI Pusat KH Sholahuddin Al Aiyub, menjelaskan kosmetik memang berbeda dengan makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh. Akan tetapi, kosmetik yang menempel di wajah dan bagian tubuh yang lain, tentu berpengaruh terhadap syarat sahnya shalat, yaitu suci dari najis.
"Oleh karena itu, setiap muslim yang hendak melaksanakan ibadah shalat, maka harus dipastikan bahwa tidak ada lagi najis, baik di badan, pakaian, maupun tempat shalat," katanya melalui laman resmi Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), dikutip Senin (15/11/2021).
Baca Juga: Di Halal Food Pakistan, Mahasiswa Indonesia Kenalkan 4 Makanan IniSepanjang tahun ini, sampai dengan September 2021, data LPPOM MUI menyebutkan bahwa sejumlah 16.844 produk kosmetik halal dengan 418 sertifikat halal dari 210 perusahaan beredar di Indonesia.
Setiap muslimah hendaknya senantiasa memilih kosmetik yang suci dan halal serta menghindari penggunaan produk kosmetik yang haram dan najis. Pastikan bahwa Kosmetik yang digunakan adalah Kosmetik yang sudah memiliki sertifikat halal.
Baca Juga: Jawab Permintaan Pasar, Muslimah Ini Kembangkan Bisnis Produk HerbalBerikut bahan-bahan Kosmetik yang wajib dicermati titik kritis keharamannya:
LemakLemak dan turunannya (gliserin, gms, cetyl alc, stearic acid, stearyl acid, palmitate acid, dll) banyak digunakan sebagai pembuatan lipstik, sabun, krim dan lotion. Bahan-bahan ini dapat berasal dari lemak hewan. Bicara tentang hewan, tentu ada hewan haram atau najis, ada pula yang halal dan disembelih sesuai syariat Islam.
Kolagen dan ElastinKolagen dan elastin berguna untuk menjaga kelenturan kulit. Zat yang sering digunakan untuk produk pelembab ini merupakan jaringan yang bisa berasal dari hewan.
Baca Juga: Amankah Bedak Talek untuk Area Kelamin Perempuan?Ekstrak Plasenta dan Amnion (Cairan Ketuban)Plasenta dan amnion, yang terutama digunakan untuk peremajaan kulit, dapat diperoleh dari hewan, bahkan manusia.
VitaminDalam vitamin untuk Kosmetik, salah satu zat yang perlu diperhatikan adalah penstabil karena ada yang berasal dari hewan.
Baca Juga: Mau Beli Pencuci Piring Otomatis? Simak 10 Langkah Ini Sebelum MemilihAsam Alfa Hidroksi (AHA)AHA sangat berguna untuk mengurangi keriput dan memperbaiki tekstur kulit sehingga kulit menjadi halus dan kenyal. Salah satu senyawa AHA yaitu asam laktat, dalam pembuatannya bisa menggunakan media yang berasal dari hewan.
HormonHormon estrogen, ekstrak timus dan melantonin adalah contoh hormon yang berasal dari hewan dan dapat digunakan untuk kosmetik.
Baca Juga: Begini Nasib Produk Minuman Herbal Saat Ini(zhd)