Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kunci Paham Sumber Ajaran Islam, Setiap Muslim Wajib Kuasai Ini

fajar adhitya Senin, 10 Januari 2022 - 15:44 WIB
Kunci Paham Sumber Ajaran Islam, Setiap Muslim Wajib Kuasai Ini
Ilustrasi belajar ilmu-ilmu syari dari para ulama. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang muslim wajib mempelajari ilmu syar'i. Ilmu syar'i adalah ilmu untuk memahami sumber ajaran Islam, yakni Alquran dan Hadits.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Syah Kuala, Banda Aceh Ustaz Muhammad Yusran Hadi menerangkan, ilmu syar'i di antaranya Tauhid, Aqidah, Akhlak, Tajwid, Ulumul Qur'an, Ulumul Hadits, Ushul Fiqh, Fiqh, Maqashid syariah, Bahasa Arab, dan lainnya.

"Mempelajari ilmu syar'i itu hukumnya wajib, berdasarkan Alquran surat At Taubah ayat 122 dan hadits Nabi yang menyatakan bahwa menuntut ilmu itu kewajiban bagi setiap muslim," kata Yusran dikutip keterangan pers, Senin (10/1/2022).

Ketua Majelis lntelektual dan Ulama Muda (MIUMI) Provinsi Aceh ini menjelaskan, mengenai kewajiban ini, para ulama membagi ilmu syar'i itu kepada dua bagian. Pertama, yang wajib 'ain yaitu ilmu Tauhid, Aqidah, Fiqh Ibadah, Tajwid, dan Akhlak.

"Maknanya, setiap muslim wajib belajar ilmu-ilmu ini. Jika tidak belajar, maka seseorang berdosa," katanya.

Baca Juga: 10 Pesantren Ini Sediakan Fasilitas Penunjang Terbaik

Kedua wajib kifayah yaitu ilmu syar'i selain ilmu-ilmu fardhu 'ain. Maknanya harus ada beberapa orang di suatu kampung yang belajar ilmu-ilmu ini. "Jika tidak, maka berdosa semua penduduk kampung tersebut", ujar dosen Fiqh dan Ushul Pascasarjana UIN Ar-Raniry ini.

Menurut dia, dengan ilmu syar'i, seseorang akan mengetahui kewajiban kepada Allah. Sehingga seorang muslim dapat menguatkan tauhidnya kepada Allah.

Kemudian, menggiatkan ibadahnya kepada-Nya, mematuhi-Nya, mencintai-Nya, mengagungkan-Nya, takut kepada-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, berharap kepada-Nya, dan sebagainya. Begitu pula, mengetahui hal-hal yang diharamkan terhadap Allah swt berupa kufur, syirik, nifak, khurafat, tahayul, bid'ah, mendurhakainya, berbuat maksiat, dan sebagainya.

Tujuan mempelajari ilmu syar'i berikutnya adalah seorang muslim dapat mengetahui kewajiban kepada Rasulullah berupa mematuhinya, mencintainya, memuliakannya, membelanya, bershalawat kepada-nya. Begitu pula mengetahui hal-hal diharamkan terhadap Rasulullah seperti meleceh Rasul, ahlul bait dan sahabatnya, membuat dan mengamalkan hadits palsu, mengamalkan dan meyebarkan bid'ah, mendurhakainnya.

"Dengan ilmu syar'i, seseorang seseorang akan mengetahui mana yang benar dan mana salah, mana yang petunjuk dan mana yang sesat, mana yang wajib dilakukan dan mana yang haram, serta mana yang halal dikonsumsi dan mana yang haram," imbuhnya.

Baca Juga: Pesantren di Thailand, Mercusuar Islam di Negeri Buddha

Adapun dengan mempelajari ilmu tauhid, seorang muslim akan mengetahui kewajiban bertauhid yang benar yaitu sesuai dengan Alquran dan As Sunnah yang wajib dilakukan dan mengetahui hal-hal yang dapat merusak dan membatalkan tauhid yaitu kufur, syirik, nifak, dan sebagainya agar dia menjauhinya. Dengan ilmu Aqidah, maka seseorang akan mengetahui aqidah yang benar yaitu aqidah yang berdasarkan Alquran dan As-Sunnah yang dinamakan aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah.

Begitu pula mengetahui aqidah yang sesat yaitu aqidah yang bertentangan dengan aqidah Alquran dan As-Sunnah (Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah) seperti paham Khawarij, Syi'ah, Mu'tazilah, Jabariah, Qadariah, Jahmiah, Wihdatul Wujud (Al-Hulul/Al-Itihad), Batiniah, Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme, dan Feminisme.

"Dengan ilmu Fiqh Ibadah, seseorang dapat mengetahui cara beribadah yang benar," imbuhnya.

Ibadah yang benar adalah yang sesuai dengan petunjuk Nabi dan mengetahui rukun dan syarat dalam ibadah yang wajib dilakukan agar ibadahnya diterima Allah. Begitu pula mengetahui hal-hal yg dilarang dalam ibadah seperti bid'ah dan hal-hal membatalkan ibadah sehingga harus ditinggalkan dan dijauhi.

Dengan ilmu akhlak, maka seseorang mengetahui akhlak yang terpuji yang wajib dilakukan agar dia bisa masuk surga, karena akhlak terpuji penyebab masuk surga sebagaimana disebutkan dalam Alquran dan As Sunnah. Begitu pula mengetahui akhlak tercela yang wajib ditinggalkan agar dia tidak masuk neraka.

Baca Juga: Agar Anak Memiliki Prinsip, Pesantren Tempat Terbaik Mendidiknya

"Karena, penyebab masuk neraka adalah akhlak tercela sebagaimana disebutkan dalam Alquran dan As-Sunnah," jelas ustaz Yusran.

Dengan ilmu bahasa Arab seperti nahwu, sharaf dan lainnya, maka seseorang dapat memahami Alquran dan As-Sunnah sebagai pedoman hidup seorang muslim yang wajib diamallkan. Selain itu juga mengetahui dan memahami ilmu-ilmu syar'i yang ditulis oleh para ulama dalam kitab-kitab mereka dengan bahasa Arab.

Selanjutnya, Ustaz Yusran menjelaskan bahaya kebodohan umat akibat tidak menuntut ilmu syar'i. Jika umat tidak paham agama atau tidak berilmu agama, maka akan terjadi berbagai kemaksiatan dan kemungkaran.

"Seperti paham sesat, syirik, khurafat, tahayul, bid'ah, pembunuhan, pemerkosaan, perzinaan, pencurian, mabuk-mabukkan, pelecehan agama, manipulasi, korupsi, menghina, mencaci, mengfitnah, ghibah, menipu, dan perbuatan atau perkataan lainnya yang diharamkan dalam agama," tuturnya.

Baca Juga: Lima Kewajiban Dasar Setiap Muslim, Puncaknya Bela Agama Allah

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)