Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) berjalan dengan baik. Penyaluran tersebut ia tinjau langsung saat tengah bertugas pada agenda kunjungan kerjanya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi penerimaan pajak pada tahun 2023 berpotensi meningkat sebesar Rp2,9 triliun dari target awal Rp1.715,1 triliun
Kendati demikian, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan terus memantau perkembangan harga ICP karena situasi geopolitik dan proyeksi dunia yang dinamis.
Isu kenaikan harga BBM yang disebut bakal diumumkan 1 September 2022 belum nampak. Meski demikian, pengamat kebijakan publik menilai pemerintah harus cermat dalam mengambil keputusan.
PT Pertamina (Persero) menyatakan telah berhasil melakukan efisiensi program operasional. Hingga Juli 2022, Pertamina sukses menghemat biaya operasional sekitar Rp 6 triliun.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberi sinyal kemungkinan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) segera naik. Menteri EDSM isyaratkan kenaikan bulan depan.
Pemerintah akan mengucurkan bantalan sosial dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Salah satunya adalah Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk para pekerja senilai Rp600.000
Sri Mulyani menegaskan, BLT segera dibayarkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp150.000 dikalikan empat kali. Secara total BLT tersebut senilai Rp600.000 setiap penerima.
Apabila tren dibiarkan berdasarkan konsesi harga minyak dan kurs, serta kuota melebihi maka perlu menambah anggaran subsidi dan kompensasi dari Rp502 triliun ditambah Rp195,6 triliun
Mujiyono menilai pemerintah perlu mengambil kebijakan yang pro rakyat. Dia pun mendesak pemerintah menghentikan pembahasan terkait pengurangan subsidi BBM untuk masyarakat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, pemerintah menetapkan kuota Pertalite sebanyak 23,05 juta kiloliter (KL) pada 2022. Namun, per Juli 2022 realisasi konsumsi Pertalite di masyarakat sudah mencapai 16,84 juta KL.
Ekonom Senior, Faisal Basri, menilai penerapan sistem ekonomi Islam bisa menjadi solusi inflasi perekonomian dunia. Hal itu karena karakteristik ekonomi Islam sangat berbeda dengan sistem kapitalis yang sangat individualistik.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan produk keuangan syariah berbasis digital dapat menjadi solusi pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
ONS menyebut, biaya energi, bensin dan solar juga menjadi pemicu melonjaknya inflasi di Inggris. Tetapi, makanan dan minuman non-alkohol menjadi faktor terbesar kenaikan harga kebutuhan pokok di negara itu pada bulan Juli.