Menurut Fealy, kemajuan perekonomian akibat modernisasi dan globalisasi turut mengubah perilaku keberagamaan masyarakat. Akibatnya, terjadi kegamangan indentitas keberagamaan akibat perubahan budaya dan sosio-ekonomi.
Ameer Azzikra baru saja wafat, namun sosoknya dikenal sebagai remaja shalih yang aktif jadi Dai dan pengusaha muda. Di masa hidupnya, remaja usia 20 tahun ini pernah menyumbang Rp 1 M untuk Palestina.
Media sosial memiliki andil besar dalam dunia komunikasi sebagai jembatan membangun relasi. Sayangnya, fungsi positif dari media sosial itu perlahan mulai bergeser.
Jati diri sebenarnya dari sosok pahlawan asal Maluku Kapitan Pattimura masih menyisakan pertanyaan. Mulai dari nama asli, agama hingga latar belakangnya. Berikut pendapat Ustadz Adi Hidayat hingga sejarawan muslim Ahmad Mansur Suryanegara.
Selain memenuhi kebutuhan konsumstif, fasilitas di Assalam menjadi wadah bagi para santri kreatif dan inovatif untuk menghasilkan karya layak jual kepada masyarakat sekitar.
Hari Guru Nasional bukan hanya menjadi momentum para murid mengenang jasa para guru, tapi juga teruntuk guru dalam mengoreksi diri. Setidaknya menanyakan dalam diri sendiri, apakah sudah memiliki hati ikhlas dalam mengajar.
Khutbah Jumat dapat menjadi sarana menanamkan pemahaman kepada umat Islam terkait pentingnya peran guru dan semangat mencari ilmu. Dalam Islam, guru dan ilmu memilki kedudukan yang sangat tinggi.
Menurut Ismail Fahmi, e-sport masuk kurikulum justru membuat anak kecanduan game. Padahal, kecanduan game menjadi masalah yang sering menjadi perbincangan orang tua saat ini. Ia khawatir terhadap dampak negatif dari e-sport tersebut terhadap perkembangan anak.
Namun, bagaimana Islam memandang pernikahan saat perempuan dalam kondisi hamil? Sebelum dijelaskan lebih jauh, perlu dipahami terlebih dulu perempuan hamil disebabkan dua hal.
Dalam Islam ada istilah wasiat yang berarti pemberian atau pernyataan seseorang tentang apa yang dikehendakinya terjadi setelah ia meninggal. Wasiat dapat dicabut kembali olehnya jika masih ada kesempatan sebelum meninggal.
Menurut Gus Mus, para santri tidak hanya dididik untuk pintar saja. Lebih dari itu, para santri dididik untuk memiliki akhlakul karimah. Saat ini, banyak orang pintar namun tidak memiliki akhlak karimah, sehingga kepintaran hanya digunakan untuk kepentingan pribadi saja.