Perlahan tapi pasti, Istiqlal melakukan transformasi kelembagaan dan instrumen yang dapat wewujudkan cita-cita tersebut, mulai dari pendidikan kader ulama Masjid Istiqlal (PKU MI) jenjang S2-S3, menyediakan fasilitas sport center, gym center, lembaga kesenian, lembaga penyelia halal hingga sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang melibatkan lima kementerian dan lembaga.
Di tengah arus belantara informasi, media massa harus menjadi pemersatu. Media tidak boleh menyajikan konten yang asal viral saja, namun penting mencari titik temu dan menyatukan perbedaan.
Kewajiban menyiapkan imam yang berkualitas sama dengan kewajiban membangun masjid. Karena masjid dan imam adalah satu paket, ibarat negara membangun pengadilan, maka kelengkapan pengadilan paling inti adalah perangkat hakim.
Membangun masjid memang memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam. Rasulullah mengatakan bahwa orang yang membangun masjid akan dibangunkan oleh Allah istana yang megah di surga.
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengatakan, menara masjid bukanlah untuk gagah-gagahan. Pada zaman Rasulullah, menara masjid difungsikan untuk memantau kemakmuran masyarakat sekitarnya.
Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat masuk dalam kategori masjid dunia yang ramah lingkungan. Istiqlal dianggap sebagai pelopor masjid hijau di Indonesia karena penggunaan panel surya yang membantu menghemat ribuan ton emisi karbon dioksida per tahun.
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar menyatakan penting bagi umat Islam untuk mewujudkan masjid ramah lingkungan. Masjid yang bersahabat dengan lingkungahn hidup akan meningkatkan kualitas ibadah.
Pengasuh Pondok Modern Tazakka, KH. Anang Rikza Masyhadi, M.A, menjelaskan peran pesantren dalam mencerdaskan bangsa, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945. Pesantren menjadi basis terdepan dalam menggapai cita-cita Indonesia Maju.
Dukungan transaksi sosial keagamaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) terus digencarkan BSI melalui penyaluran zakat perseroan. Di mana per September 2021 mencapai Rp72,48 miliar.
Masjid didorong mempunyai minimarket untuk mensejahterakan ummat. Apalagi jumlah masjid di Indonesia yang sudah mencapai 900.000-an tersebar di berbagai daerah.
Fungsi masjid di era Rasulullah hanya 20 persen untuk beribadah. Selebihnya dioptimalkan untuk berbagai kegiatan sosial dan pusat pembangunan peradaban.