Malaikat bukan sekadar pengamat ibadah yang kaku. Di ruang salat, mereka mengaminkan surah Al-Fatihah dan mendoakan kebaikan bagi setiap aktivitas ibadah yang dilakukan manusia di muka bumi.
Haji anak kecil bukan sekadar penggembira dalam rombongan. Islam mengakui keabsahan ritual mereka sebagai ibadah sunah yang berlimpah pahala bagi orang tua, meski beban rukun Islam tetap menanti saat balig.
Ingin dipuji adalah hal manusiawi, namun waspadai bahaya riya yang bisa merusak keikhlasan. Simak cara menjaga niat agar tetap tulus berbuat baik hanya karena Allah.10 Daftar Kosa Ka
Puasa bukan sekadar memindahkan jam makan. Melalui adab yang presisi, seorang hamba diajak menyelami spiritualitas yang melampaui rasa haus, membangun karakter melalui disiplin lisan dan kedermawanan.
Ritual Nisfu Syaban seperti Shalat Alfiyah dan Syabaniyah dinilai para ulama sebagai bidah yang tak memiliki landasan hadits shahih. Sejarah mencatat praktik ini baru muncul pada abad ke-5 Hijriah.
Syaikh Bin Baz menegaskan bahwa upacara peringatan Nisfu Syaban adalah bidah yang tidak berlandaskan dalil shahih. Beliau mengajak umat untuk konsisten pada sunnah dan waspada terhadap riwayat palsu.
Syaikh Bin Baz membedah fenomena ritual Nisfu Syaban sebagai bidah yang tak berlandaskan dalil shahih, menekankan pentingnya kemurnian ibadah hanya berdasarkan petunjuk Al-Qur'an dan Sunnah.
Mempertemukan hadis larangan puasa pertengahan Syaban dengan anjuran memperbanyaknya. Ternyata, larangan berlaku bagi yang baru memulai, sementara bagi yang terbiasa, pintu sunnah tetap terbuka lebar.
Para ulama menakar anjuran puasa Syaban antara riwayat sebulan penuh dan sebagian besar hari. Hikmahnya: Syaban adalah bulan pelaporan amal di tengah kelalaian manusia sebelum Ramadan tiba.
Syaban adalah waktu pelaporan amal tahunan ke langit. Di tengah kelalaian manusia antara Rajab dan Ramadan, Rasulullah mencontohkan intensitas puasa sunnah dan pelunasan utang ibadah sebagai persiapan akhir.
Para pakar hadis sepakat bahwa ritual salat seratus rakaat di malam Nishfu Sya'ban didasari hadis palsu. Praktik ini dinilai menguras tenaga hingga membuat banyak orang melalaikan shalat Shubuh.
Nishfu Syaban adalah momentum pengampunan massal, kecuali bagi pelaku syirik dan pembenci. Namun, para ulama memperingatkan agar tidak terjebak pada ritual khusus yang tidak berdasar hadits sahih.
Larangan puasa setelah pertengahan Syaban menjadi rambu agar fisik umat tak loyo saat menyambut Ramadan. Namun, bagi mereka yang sudah terbiasa, pintu puasa sunnah tetap terbuka hingga batas akhir.