Sahabat perlu mengajak keluarga bermain gim yang mengandung unsur edukasi, seperti puzzle atau pun susun kata. Main gim juga akan menumbuhkan jiwa si kecil untuk berkompetisi.
IDEAS menilai terdapat kecenderungan mengkhawatirkan keluarga muslim Indonesia di masa pandemi, yaitu melemahnya pernikahan dan melonjaknya perceraian.
Baik Endang maupun Kainan dibesarkan dalam pengasuhan keluarga Katolik yang taat saat keduanya masih tinggal di Semarang. Namun, entah mengapa Sang Putra, Kainan yang berusia 11 tahun justru tak antusias untuk datang ke gereja.
Komunikasi dan diskusi dalam mengurai masalah menjadi salah satu tameng keluarga yang tangguh. Dalam bahasa agama Islam, kondisi itu disebut keluarga sakinah.
Perbedaan paling mendasar antara orang yang sudah menikah atau belum menikah. yakni apakah dirinya itu bebas atau terikat. Ketika belum menikah maka seseorang tidak memiliki ikatan tertentu. Ia hanya memiliki tanggung jawab moral kepada kedua orang tuanya.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA, KH Ahmad Bahauddin Nursalim menilai, ada pahala besar bagi suami jika mampu tenang dan sabar saat marah ke istri.
Ibarat seorang laki-laki mencaci-maki seorang wanita di pasar, sakit hati wanita itu bisa saja hilang ketika sudah berpisah. Namun, istri setiap hari bertemu suaminya.
Ada poin penting yang harus diperhatikan sebuah keluarga, yakni kesetaraan. Poin ini sangat penting untuk membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Generasi Alfa disebut berpotensi tinggi untuk sukses di industri digital jika dibandingkan dengan Generasi Z, karena mereka mengenal teknologi sejak dilahirkan.
Belakangan populer di kalangan keluarga muslim di Indonesia panggilan untuk orang tua seperti Abi, Abati dan sebagainya. Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan perbedaan makna kata Abi, Buya, Abati, dan Ummi dalam bahasa Arab.
Titipan berarti seseorang tidak memiliki secara permanen. Dzat yang menitipkan, yakni Allah Taala, suatu saat akan mengambil titipan tersebut. Maka manusia harus menjaga titipan tersebut dengan baik agar berbuah manis di akhirat kelak.
Penduduk surga punya kebiasaan berkumpul lalu membicarakan tema-tema ringan yang bisa memicu canda dan tawa. Allah tidak membocorkan salah satu nikmat penghuni surga, jika itu tidak bisa diterapkan di dunia.